Skip to main content
Soal Hasil CAT Pemdes Korowelanganyar Bersama BPD dan TP3D Klarifikasi
Soal Hasil CAT Pemdes Korowelanganyar Bersama BPD dan TP3D Klarifikasi

Soal Hasil CAT, Pemdes Korowelanganyar Bersama BPD dan TP3D Klarifikasi

KENDAL, TuntasOnline.com - Berkaitan pemberitaan sebelumnya, Peserta Pelaksanaan seleksi perangkat Desa dengan sistem Computer Assist Test (CAT) di Desa Korowelang Anyar, mengadu ke beberapa dinas dan instansi terkait dalam pertemuan dengan pihak Inspektorat dan Dispermasdes, di Balai Kecamatan Cepiring, pekan lalu, Senin (6/12/2021).

Hal itu membuat Kepala Desa Korowelanganyar Eko Tri Hardono, Ketua Tim TP3D dan Ketua BPD memberikan keterangan resmi Kepada awak media, Senin (13/12/2021) di aula Balai desa Korowelang Anyar, Kecamatan Cepiring, Kendal. 

Eko menjelaskan, saat mengetahui nilai dua peserta sama yaitu Ning Setyani dengan Sekar Septianing Putri yaitu 77, malam itu juga langsung dirapatkan untuk menentukan siapa yang lolos. Rapat dilakukan antara Ketua Ketua Tim Penjaringan dan Penyaring Perangkat Desa (TP3D), BPD dan Kepala Desa. Secepatnya dilakukan agar tidak ada saling klaim yang nanti berakibat tidak baik.
 
"Dalam rapat tersebut Neng Setyani membuat pengakuan bahwa dirinya bisa mendapat nilai 77 karena merevisi jawaban dan salah, padahal saat itu nilainya sudah mencapai 78,"ujar Eko.
 
Lanjut Eko Dirinya tidak akan mempermasalahkan 12 peserta yang tidak menerima hasil yang sudah disepakati mengadukan kebeberapa pihak untuk meminta kepastian hasil CAT, 

"Pemerintah desa juga tegas telah melakukan pelantikan sekertaris desa Korowelang Anyar terpilih sesuai mekanisme," Imbuh Eko 

Pihaknya mempersilahkan kepada pihak manapun untuk menanyakan jika memang merasa ada kesalahan.
 
Terkait kasus ini Kepala Desa Eko sudah dipanggil kejaksaan dan dimintai keterangan, namun dirinya merasa sudah sesuai dengan prosedur. Kemudian dijelaskan penentuan pemenang saat itu juga dikembalikan sesuai Perbup yaitu melihat hasil Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dan nilai Sekar yang saat sudah menjabat Sekretaris Desa lebih tinggi dari Neng Setyani.
 
Hal senada juga dikatakan Ketua BPD Muadhom, dirinya mengaku senang bisa klarifikasi terkait hasil yest CAT. "Saya melihat sendiri dan mendengar pengakuan Neng Setyani bahkan sempat meminta maaf kepada Kepala Desa karena sudah berprasangka buruk,"ujar Muadhom.
 
Sementara itu Ketua Ketua Tim Penjaringan dan Penyaring Perangkat Desa (TP3D) Gunawan menjelaskan bahwa dirinya sebatas penyelenggara dan sudah sesuai dengan prosedur. Namun demikian saat penentuan calon yang lolos diriya dilibatkan untuk menjadi saksi. "Bersama kami dengarkan bahwa Neng Setyani memang merevisi jawaban , di ruang test hanya ada peserta jadi steril tidak ada intervensi,"ujar Gunawan
 
Sementara itu Kepala Inspektorat Sugeng Prayitno masih mendalami kasus ini, saat diperiksa Neng Setyani sempat ragu. "Kami memastikan apakah ada revisi dia ragu menjawab, meski begitu kami akan memanggil pihak penyelenggara agar bisa memutuskan dengan tepat,"ujar Sugeng.
 
Seperti diberitakan sebelumnya pelaksanaan seleksi Perangkat Desa Sekretaris Desa dengan sistem Computer Assist Test (CAT) di Desa Korowelang Anyar, Kecamatan Cepiring Kabupaten Kendal, kembali bermasalah. Kali ini sebanyak 12 peserta CAT menduga ada kecurangan dalam pelaksanaannya.
 
Keduabelas peserta tersebut menulis surat kepada Bupati Kendal soal ketidaksesuaian dalam pelaksanaan CAT yang digelar oleh STIE Semarang.
 
Ning Setyani salah seorang peserta menjelaskan jika dirinya bersama keduabelas peserta merasakan ada kejanggalan dalam pelaksanaan CAT.  Karena adanya kecurigaan tersebut mereka mengirim surat kepada  Bupati terutama terkait berkurangnya nilai yang menimpa beberapa peserta.
 
Ning menceritakan kronologis nya kalau awalnya dirinya berada di rangking pertama, dengan total jawaban 100%, dengan skor nilai 78. Namun Ning mengaku, sebelum waktu habis, nilainya berkurang 1 menjadi 77.
(JH/TO)

Facebook comments

Adsense Google Auto Size