Skip to main content
Perselisihan Wartawan dengan Polisi di Batubara Berakhir Damai
Perselisihan Wartawan dengan Polisi di Batubara Berakhir Damai

Perselisihan Wartawan dengan Polisi di Batubara Berakhir Damai

BATUBARA, Tuntasonline.com - Perselisihan antara Wartawan Moh. Fadli Felka dengan Oknum Polisi Polres Batubara Ipda Ramadhani Setiadi berakhir damai.

Perjaian perdamian dibuktikan dengan permohonan maaf  secara tertulis bermatrai 10.000 yang ditandatangani kedua belah pihak dan saksi dan ucapan maaf.

Perdamaian disaksikan oleh Kapolres Batubara AKBP Jose Fernades dan Kasat Narkoba Polres Batubara AKP Sastrawan Tarigan bersama pengurus PWI Batubara dan Wappres di Ruangan kerja Kapolres Batubara, Lima Puluh, Jumat (26/2/2022).

Kapolres Batu Bara, AKBP Jose Fernandes, S.I.K, juga terlebih dahulu mengucapkan permohonan maaf kepada perwakilan wartawan dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan Warung Apresiasi Pers (Wappers) Batu Bara.

"Walaupun terjadinya kesalah pahaman antara Perwira Polres Batu Bara dengan wartawan, sebelum saya menjabat, tidak ada salahnya saya minta maaf, atas kesilapan yang telah terjadi," ujar Kapolres.

Minta maaf bagi saya bukanlah hal yang memalukan, Bimo juga harus minta maaf, dan jangan sampai terulang lagi, ujarnya.

Wartawan adalah mitranya Kepolisian, media dan polisi itu harus bersinergi, sebagus apapun prestasi yang diukir oleh petugas kepolisian dalam hal menindak pelaku kejahatan,"tanpa ada publikasi dan pencerahan yang ditulis oleh wartawan, pesan - pesan yang sifatnya edukasi tidak akan sampai kemasyarakat," tambah Kapolres.

"Saya ingin kalau selama ini hubungan wartawan dengan Polres Batu Bara sudah baik, ini harus kita lanjutkan dan ditingkatkan," harap AKBP Jose Fernandes.

Ipda Bimo mengucapkan permohonan maafnya atas kejadian sebelumnya dengan wartawan moh Fadli Felka.

"Saya atas nama Ipda Ramadhani Bimo Setiadi, mohon maaf atas sikap saya yang telah mengucapkan kata - kata yang tidak pantas terhadap Fadli Pelka. Permohonan maaf saya juga kepada rekan - rekan wartawan yang ada, khususnya di Batu Bara, ucap Bimo.

Sedangkan, Ketua PWI Batu Bara, Alpian, S.Sos.I, MHI, sangat mengucapkan terima kasih kepada Kapolres Batu Bara, yang telah memfasilitasi, mempertemukan Wartawan MNC TV, Fadli Pelka dan Ipda Bimo.

"Saya sangat terharu ketika melihat mereka saling memaafkan, semoga pernyataan maaf dengan tulus ikhlas, akan menjadi satu ikatan kekeluargaan yang kuat, antara Fadli Pelka dan Ipda Bimo," ujar Alpian.

Setiap manusia tak luput dari kesalahan, pasca terjadi kesalahpahaman kemaren kita ambil hikmahnya.

Kasat Narkoba Polres Batu Bara, AKP Sastrawan Tarigan, didampingi KBO Narkoba, AKP Yahman, Kasubag Humas, Iptu Ahmad Fahmi juga mengucapkan permohonan maaf kepada Fadli Pelka dan seluruh wartawan.

Kesalahpahaman yang terjadi antar Perwira Satnarkoba Polres Batu Bara dengan Wartawan, saya mohon maaf.

"Ipda Bimo kemaren adalah personil Satnarkoba, anggota saya, kesilapan Bimo juga menjadi tanggung jawab saya, artinya saya tidak mampu memimpin dan mengarahkan anggota agar tetap menjalin hubungan baik dengan rekan pers," ucap Kasat.

Fadli Pelka mengucapkan terima kasih kepada Kapolres Batu Bara, yang mau turun tangan langsung memediasi perselisihan antara Bimo dengan wartawan.

"Terima kasih kepada Kapolres, Kasat Narkoba, KBO, dan seluruh rekan - rekan wartawan. Saya juga mohon maaf, dan saya menganggap tidak ada permasalahan lagi," ungkap Pelka.(Zfn/TO)

Facebook comments

Adsense Google Auto Size