Skip to main content
Kepala SMKN 1 Merdeka Sambut Kunjungan Pengawas Pendidikan Agama Kristen
Kepala SMKN 1 Merdeka Sambut Kunjungan Pengawas Pendidikan Agama Kristen (Foto : Rekro)

Kepala SMKN 1 Merdeka Sambut Kunjungan Pengawas Pendidikan Agama Kristen

Karo,TuntasOnline.com - SMK Negeri 1 Merdeka Kabupaten Karo adalah salah satu sekolah kejuruan yang bertujuan menghasilkan siswa berkarakter di bidang teknologi dan terampil kompetitif. 

Kepala SMK Negeri 1 Merdeka Mbina Bangun menyambit dengan dengan baik dan mengapresiasi atas kunjungan dari pengawas agama Kristen Kemenag Kabupaten Karo.

"Hal ini tentunya bisa dimanfaatkan oleh para guru agama kristen untuk menyerap ilmu untuk di implementasikan kepada siswa khususnya peserta didik baru," ujar Mbina Bangun.

Dra.Wartina Juliani,M.PdK sebagai Pengawas Pendidikan Agama Kristen Tingkat Menengah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Karo dalam melaksanakan supervisi ke SMK Negeri 1 Merdeka Kecamatan Merdeka yang disambut baik Kepala Sekolah Mbina Bangun,S.Pd,M.Psi. Selasa (19/07).

Wartina Juliani mengatakan, bahwa Pembelajaran Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2022/2023 mulai dilaksanakan, dimana pengawas memantau secara langsung secara kontiniu pelaksanaan pembagian rombel tahun pelajaran 2022/2023 untuk peserta didik di SMK 1 Merdeka.

"Pengaturan jumlah maksimal siswa per rombel akan diinputkan kedalam aplikasi dapodik jenjang SMK. Jumlah siswa akan menjadi dasar penentuan jumlah rombel yang akan terbentuk dari pembagian siswa baru yang telah diterima tahun ini,"imbuhnya.

Pelaksanaan proses belajar mengajar akan berlangsung dengan baik dengan pengaturan waktu, tatap muka pembelajaran, penentuan rombongan belajar dan buku pelajaran yang akan digunakan.

Untuk diketahui pada supervisi kali ini guru binaan yang dikunjunginya adalah Asmaita Sahing, Maria Minarti Purba dan Alemina. 

Dalam kunjungan tersebut, pengawas memberi semangat kepada guru binaannya dan mengajak untuk saling bekerja sama serta dapat meningkatkan kinerja masing-masing. Karena pemerintah sudah sangat menghargai guru dengan memberikan tunjangan profesi guru setiap bulannya. Hal ini tentunya diimbangi dengan semangat dalam mengajar.

"Guru agama dituntut untuk menciptakan peserta didik yang berkarakter sekaligus dapat menyerap ilmu pengetahuan agama dalam mengembangkan  keterampilan kompetitif dibidangnya masing-masing," pungkasnya.(wan/TO)

Facebook comments

Adsense Google Auto Size