Skip to main content
Penangkapan Pelaku Pencabulan Komnas PA Apresiasi Kinerja Polresta Deli Serdang
Penangkapan Pelaku Pencabulan Komnas PA Apresiasi Kinerja Polresta Deli Serdang

Penangkapan Pelaku Pencabulan, Komnas PA Apresiasi Kinerja Polresta Deli Serdang

Deli Serdang, tuntasonline.com - MS alias Anto Kambing (50) warga Desa Sedar Timur, Kecamatan Lubuk Pakam, Deli Serdang, Sumatera Utara pelaku serangan persetubuan terhadap seorang putri berusia 15 tahun secara berulang terancam 15 tahun pidana penjara.

Arist Merdeka Sirait Ketua Umum Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) melalui sambungan Whats App miliknya, Jum’at (14/01/2022) kepada wartawan mengatakan, “ Saya apresiasi atas kinerja cepat Satreskrimum Polresta Deli Serdang menangkap dan menahan pelaku untuk dimintai pertanggungjawaban perbuatannya, Komisi Nasional Perlindungan Anak  menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Satreskrimum Polresta Deli Serdang dan jajaran penyidiknya”, kata Arist.

“ Pengungkapan tabir kekerasan seksual terhadap anak dibawah umur ini merupakan komitmen tinggi dari Kapolresta Deli Serdang sehingga kasus-kasus kejahatan yang terjadi di wilayah hukum Deli Serdang cepat  ditangani”, jelas Arist  lagi.

Rudapaksa yang dilakukan MS alias Anto Kambing  terhadap anak dibawah umur adalah merupakan tindak pidana luar biasa yang tidak bisa ditoleransi.

Masih menurut Opung sapaan akrab Arist Merdeka Sirait, Mengingat Deli Serdang dalam situasi dikepung predator dan monster anak maka penegakan hukum untuk membuat efek jera para predator dan monster anak,  sudah saatnya pemerintah hadir dalam segala bentuk kejahatan terhadap anak, Pemerintah wajib menjamin perlindungan anak.

Belum selesai penanganan kejahatan seksual terhadap 10 orang di Dusun Dua Bangun Purba di Kabupaten Deli Serdang, masyarakat sudah diperhadapkan lagi dengan kasus kejahatan seksual dengan modus berbeda.

“ Dikepungnya Deli Serdang oleh predator dan monster anak, menurut saya sudah saatnya pemerintah Deli Serdang  mencanangkan segera gerakan perlindungan anak berbasis keluarga dan komunitas diintegrasikan dengan program desa”, Tegas Arist.
(ET/TO)

Facebook comments

Adsense Google Auto Size