Skip to main content
Inspektorat Diminta Audit Pembangunan Lapangan Voli di Desa Tanjung Medan
Inspektorat Diminta Audit Pembangunan Lapangan Voli di Desa Tanjung Medan

Inspektorat Diminta Audit Pembangunan Lapangan Voli di Desa Tanjung Medan

Labuhanbatu, TuntasOnline.Com - Inspektorat Kabupaten Labuhanbatu diminta audit pembangunan lapangan Voli di Desa Tanjung Medan Kecamatan Bilah Barat Kabupaten Labuhanbatu yang menggunakan anggaran dana desa tahun 2018.

Informasi yang berhasil dihimpun, pembangunan lapangan Voli tersebut dibangun di atas lahan masyarakat konon katanya informasi dari masyarakat bahwasanya saat pembangunan bangunan itu dulu dihibahkan oleh masyarakat yang memiliki tanah tersebut namun tidak diketahui seperti apa status hibahnya.

Apa lagi, saat ini bangunan tersebut, tidak dipergunakan lagi oleh masyarakat, karena sudah ada pendirian warung di samping lapangan Voli milik masyarakat setempat.

"Sepengetahuan masyarakat disini, itu lahan dihibahkan pak, namun kami tidak mengetahui seperti apa hibahnya, secara lisan atau dengan sepotong surat," Ungkap salah satu masyarakat yang tidak mau ditulis namanya, kepada wartawan 16/05/2022.

Sambungnya lagi, menyinggung  keabsahan status kantor Kepala Desa Tanjung Medan kecamatan Bilah Barat Kabupaten Labuhanbatu. Karena sepengetahuan masyarakat itu sudah di sertifikatkan oleh mantan Kepala desa, namun belum diketahui apakah lahan tersebut sudah dihibahkan oleh pemilik tanah tersebut. menurut nya, ahli waris merasa tidak pernah Menghibahkan tanah tersebut kepada pihak desa.

"Begitu juga pak, status kantor Kepala Desa itu, kami tidak tahu apakah itu sudah dihibahkan oleh pemiliknya atau tidak, namun kami dengar kabar, itu sudah disertifikat kan oleh mantan kepala desa," katanya lagi.

Berdasarkan informasi tersebut dari masyarakat, beberapa awak media turun kelapangan konfirmasi kekantor kepala desa, namun sangat disayangkan, keabsahan status yang jelas lahan kantor Kepala Desa Tanjung Medan itu dan lahan bangunan lapangan Voli yang dibangun di atas lahan masyarakat. Kaur Desa dan Kepala Dusun yang ada pada saat itu, tidak mengetahui status lahan tersebut sepenuhnya, 17/05/2022.

Saat dikonfirmasi kepada mantan Kepala Desa, namun tidak bisa dijumpai begitu juga saat dihubungi melalui telepon seluler juga tidak membuahkan hasil, sehingga berita ini sampai kemeja Redaksi.(JS)

Facebook comments

Adsense Google Auto Size