Skip to main content
Inovasi Di Tengah Pandemi Kepala Bappeda Gagas Aplikasi SIPP BANG
Inovasi Di Tengah Pandemi Kepala Bappeda Gagas Aplikasi SIPP BANG

Inovasi Di Tengah Pandemi, Kepala Bappeda Gagas Aplikasi SIPP BANG

Bengkulu, TuntasOnline.com - Bappeda Provinsi Bengkulu melakukan trobosan dalam meningkatkan kualitas perencanaan partisipatif pembangunan daerah dengan meluncurkan aplikasi Sistem Perencanaan Partisipatif Pembangunan (SIPP BANG).

SIPP BANG merupakan salah satu bentuk inovasi dalam menembus keterbatasan-keterbatasan yang dihadapi dalam pandemi Covid-19 dalam rangka meningkatkan keterlibatan masyarakat, meningkatkan jumlah dan jenis stakeholder dalam perencanaan pembangunan daerah.

Aplikasi ini merupakan salah satu Gagasan Kepala Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Bengkulu, Isnan Fajri, S.Sos, M.Kes yang dalam Proyek Perubahan Diklat PKN Tk.II mengangkat permasalahan tersebut.

Aplikasi ini didasari dari pemikiran Kepala Bappeda Provinsi Bengkulu dimana perencanaan partisipatif masyarakat yang dirasa masih kurang diminati dan bagaimana mendapatkan masukan dari masyarakat terkait harapan pembangunan Provinsi Bengkulu dalam masa pandemi Covid-19 sehingga dapat menjadi masukan dalam pengambilan kebijakan pembangunan kedepannya.

t

Saat ini aplikasi dapat di akses melalui handphone, tab ataupun laptop pada alamat https://sippbang.bengkuluprov.go.id/. Untuk penyampaian usulan yang dialokasikan pada tahun anggaran 2022, aplikasi ini dibuka sampai dengan bulan Maret tahun 2022.

Diharapkan melalui SIPP BANG, masyarakat dengan mudah dapat memberikan usulan dan permasalahan pembangunan melalui handphone, tab ataupun laptop, kapan saja dan dimana saja. Dengan sistem yang terstruktur, usulan masyarakat di kategorikan sesuai kamus usulan yang tersedia dan dapat dipantau status usulannya,” ujar Isnan Fajri.

Mari sama-sama memanfaatkan SIPP BANG untuk pembangunan Provinsi Bengkulu yang lebih partisipatif menuju Bengkulu Maju Sejahtera dan Hebat,” tutupnya.

 

Facebook comments

Adsense Google Auto Size