Skip to main content
Ini Sebab BBM Langka Di Sumatera Utara
Ini Sebab BBM Langka Di Sumatera Utara

Ini Sebab BBM Langka Di Sumatera Utara

 Sumatera Utara,TuntasOnline.com - Menindaklanjuti atas banyaknya keluhan masyarakat Sumatera Utara terkait kelangkaan BBM saat ini sehingga akhirnya Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi memutuskan untuk memanggil pihak Pertamina dan stakeholder lainnya ke Rumah Dinas Gubsu untuk meminta kejelasan serta mendiskusikan beberapa langkah dan solusi untuk mengatasi masalah kelangkaan BBM, Kamis (21/10).

Turut  hadir dalam pertemuan, Asep Wicaksono, EGM Pertamina Patra Niaga Sumbagut dan Tauficurahman selaku Area Manager Comm, Rell & CSR Pertamina Sumbagut.

Dalam pertemuan itu, Gubsu Edy Rahmayadi menekankan bahwa saat ini masyarakat sudah sangat mengeluhkan kelangkaan BBM, dan harus segera kita cari solusinya, bukan mencari siapa yang salah atau benar.

"Jadi melalui pertemuan ini, kita sudah dapatkan keterangan dari pihak Pertamina bahwa pihak mereka kini sudah berkoordinasi dengan Pertamina pusat dan BPM Migas, dimana untuk stok BBM  jenis solar dan pertalite dalam 3 hari ini sudah terus disuplai kemari. Kemudian pihak Pertamina juga sudah berkoordinasi dengan pihak Polda Sumut, karena memang ada kapal yang seharusnya tanggal 3 Oktober 2021 sudah sampai di Sumatera Utara, namun ternyata baru tiba tanggal 12 Oktober 2021," ujarnya.

Alhamdulillah, per 13 Oktober kemarin, stok BBM secara berangsur sudah mulai membaik dan normal kembali. 

"Saya meminta kepada pihak Pertamina, agar pihak Pertamina untuk terus menambah kuota BBM agar tidak jadi kelangkaan seperti saat sekarang ini yang membuat masyrakat susah akibat kelangkaan BBM," Ujar Edy Rahmayadi.

Sementara itu warga masyarakat bermarga Kaban dan marga Sitanggang, kepada wartawan Kamis (21/10) sore, bahwa kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum( SPBU) menduga adanya permainan pihak Pertamina dengan mafia, dan mobil pembawa BBM kencing ditempat- tempat tertentu.(RT/TO)

Facebook comments

Adsense Google Auto Size