Skip to main content
Harga Minyak Goreng Tak Kunjung Stabil Pelaku UMKM di Batubara Terancam Tutup 
Harga Minyak Goreng Tak Kunjung Stabil Pelaku UMKM di Batubara Terancam Tutup 

Harga Minyak Goreng Tak Kunjung Stabil, Pelaku UMKM di Batubara Terancam Tutup

BATUBARA, Tuntasonline.com - Sejumlah pelaku UMKM produksi peyek kacang di Desa Mekar Laras, Kecamatan Nibung Hangus, Kabupaten Batubara mengeluh terhadap kenaikan harga minyak goreng yang sangat drastis.

Para pelaku mengakui kenaikan minyak goreng mengakibatkan kerugian bahkan akan terancam tutup.

Salah satun pelaku UMKM Juriah menerangkan, seperti kami ini setiap harinya memproduksi 1.200 bungkus, rata-rata menggunakan 80 kg minyak goreng sedangkan jumlah produksi masih tetap.

Bahkan sejak naiknya harga minyak goreng kami tetap memproduksi sama, yang ada hanya merugi, tidak mendapatkan keuntungan, ujarnya.

Semenjak harga minyak naik, kata juriah, ada beberapa orang pekerja yang saya rumahkan karena tidah sanggup memberi upah, jangankan memberi upah modal saja sudah ketimpang.

Biasanya saya mempekerjakan sebanyak 20 orang, sekarang hanya 8 orang, kalau begini terus-terusan apa nggak bakalan tutup usaha kami, ungkapnya.

Dirinya mengaku enggan menaikkan harga, lantaran pelaku yang seprofesi di wilayahnya belum berkordinasi mengenai kenaikan harga jual.

"Hingga kini sesama pelaku produksi peyek kacang belum ada melakukan kenaikan harga, karena belum ada komunikasi juga sesama pelaku produksi. Seharusnya ini butuh kekompakan sesama pelaku produksi, kalau saya sendiri menaikan harga yang ada tidak laku terjual," terangnya.

Dirinya berharap Pemerintah dapat menstabilkan harga minyak goreng, dengan begitu produksi kembali normal.(Zfn/TO)

Facebook comments

Adsense Google Auto Size