Skip to main content
Forkopimda Karo Bersama Danrem 023/KS Hadiri Sosialisasi Penyiapan LUT
Forkopimda Karo Bersama Danrem 023/KS Hadiri Sosialisasi Penyiapan LUT

Forkopimda Karo Bersama Danrem 023/KS Hadiri Sosialisasi Penyiapan LUT

Karo,TuntasOnline.com – Bupati Karo Cory S Sebayang, Wakil Bupati Karo Theopilus Ginting bersama unsur Forkopimda Kabupaten Karo dan OPD terkait  menyambut kunjungan kerja (kunker) Danrem 023/Kawal Samudera Kolonel Inf. Dody Triwinarto, S.I.P., M. Han. ke Makodim 0205/TK pada Selasa (10/05) kemarin.

Pemerintah Kabupaten Karo mengapresiasi kunjungan Danrem 023/Kawal Samudera ke Makodim 0205/TK dan juga berterimakasih kepada TNI yang telah banyak berkolaborasi dengan Pemkab Karo, baik dari berbagai situasi dan pembangunan di Kabupaten Karo.

Kegiatan ini dilanjutkan dengan acara sosialisasi Penyiapan Lahan Usaha Tani (LUT) di jambur (balai desa) desa Pertibi Lama Kecamatan Merek yang tujuannya untuk relokasi pengungsi korban bencana erupsi Gunung Sinabung, Rabu (11/5)

Dalam paparannya, Bupati Karo Cory S Sebayang melalui Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Karo Juspri M. Nadeak menyampaikan bahwa akibat dari erupsi Gunung Sinabung, masyarakat yang berada disekitarnya harus dimobilisasi ke tempat yang aman. Pemerintah Kabupaten Karo menetapkan kawasan agropolitan Siosar sebagai tempat relokasi bagi masyarakat yang terdampak erupsi yaitu Desa Bakerah, Desa Simacem dan Desa Sukameriah. Pada Tahap  I Pemerintah membangun hunian tetap (huntap) bagi para korban erupsi Gunung Sinabung dan juga disiapkan lahan usaha pertanian yang memanfaatkan kawasan hutan di sekitar agropolitan Siosar melalui mekanisme Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan dan Tukar Menukar Kawasan Hutan. Melalui proses yang panjang sampai pada akhirnya diambil keputusan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Pusat untuk menetapkan lokasi yang terletak diantara perluasan kawasan Siosar dan Sibuaten.

Lokasi tersebut ditetapkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan pada 7 Maret 2017 dengan luas 480 Hektar dengan skema Tukar Menukar Kawasan Hutan (TMKH) yang artinya ada daerah yang dihutankan kembali, kemudian Hutan Produksi Terbatas yang lokasinya diperluas ke Siosar-Sibuaten untuk dilepas oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Untuk desa Mardinding, desa Sukanalu, desa Sigarang-garang dan Lau Kawar masih ditanggung oleh pemerintah sampai saat ini.  Kemudian untuk persiapan itu sendiri pada awalnya digunakan dana dari Pemerintah Pusat dan karena masa pemanfaatannya sudah berakhir pada 27 Juli 2021 yang lalu terpaksa beban untuk menyelesaikan usaha tani ini di bebankan ke Anggaran Pendapatan dan Belanja Darah (APBD) Kabupaten Karo, bebernya.

“Dikarenakan  pada 2 tahun terakhir ini adanya wabah pandemi Covid-19, semua kegiatan menjadi terkendala dan banyak harus dikerjakan sehingga kegiatan ini belum dapat terselesaikan dimana lahan relokasi dan lahan usaha tani belum bisa diberikan kepada masayarakat yang terdampak erupsi Gunung Sinabung, jadi Pemerintah Kabupaten Karo terpaksa harus menanggung biaya sewa lahan dan sewa rumah selama masyarakat Desa Mardinding, Sukanalu,  Singgarang-garang dan Lau Kawar,” ungkap Kepala Pelaksana BPBD 

Pemerintah Kabupaten Karo berharap hal ini menjadi pertimbangan bersama demi pembangunan Kabupaten Karo menjadi yang lebih baik kedepannya.

Bupati Karo Cory Sriwaty Sebayang menyampaikan rasa terimakasih dan apresiasi kepada Danrem 023/KS untuk dapat hadir dalam sosialisasi terkait penyiapan Lahan Usaha Tani bagi masyarakat korban dampak erupsi gunung Sinabung.

Dan kami juga mengharapkan pengertian dari masyarakat Desa Pertibi Lama, terkait atas penyediaan lahan bagi saudara kita yang berdampak erupsi Sinabung.

Dan juga kepada masyarakat desa Sukanalu, Mardingding, Singgarang garang dan Lau Kawar agar sedikit bersabar.

"Pemkab Karo bersama Forkopimda Karo akan tetap memperhatikan dan memperjuangkan lahan usaha tani bagi masyarakat, namun itu tadi tadi akibat dari pandemi covid-19, sehingga apa yang kita harapkan menjadi tertunda. Namun yakinlah pemkab Karo akan selalu memperhatikan keluhan warganya," Pungkas Bupati Karo.

Turut hadir Da rem 023/KS, Forkopimda Karo, Bupati dan Wakil Bupati Karo, OPD terkait Pemkab Karo, Camat Merek, Kepala Desa Pertibi Lama dan masyarakat setempat.(wan/TO)

Facebook comments

Adsense Google Auto Size