Skip to main content
Pantau Perbatasan Polres Bengkulu Fokus Penegakan Prokes dan Pencegahan Lainnya
Pantau Perbatasan Polres Bengkulu Fokus Penegakan Prokes dan Pencegahan Lainnya

Pantau Perbatasan, Polres Bengkulu Fokus Penegakan Prokes dan Pencegahan Lainnya

BENGKULU – Satuan Lalu Lintas Polres Bengkulu Polda Bengkulu kembali melanjutkan kegiatan penyekatan, pembatasan dan mobilitas masyarakat di Simpang Empat Nakau setelah ditetapkannya PPKM Level 4 di Kota Bengkulu, kemarin (Jum’at, 30/07/21).

Dalam penyekatan tersebut, personil Sat Lantas Polres Bengkulu juga melakukan swab antigen kepada pengguna jalan yang masuk Kota Bengkulu guna mempercepat penanggulangan penyebaran virus covid-19 di Kota Bengkulu.

Swab antigen difokuskan kepada kendaraan pribadi hingga travel dari luar Provinsi Bengkulu, seperti Padang, Lampung, Sumsel hingga Pulau Jawa. Dari puluhan swab antigen yang dilakukan, semuanya non reaktif.

Kapolres Bengkulu AKBP Pahala Simanjuntak, S.Ik., melalui Kasat LantasAKP Kadek Suwantoro SIK. Hari ini ( 02/08/21) Mengungkapkan, personil gabungan yang bertugas di Pos penyekatan memeriksa seluruh Masyarakat pengendara yang akan melintas dan bagi yang tidak bisa menunjukkan surat vaksin, swab antigen H-1 dan kepentingan ke Bengkulu tidak terlalu penting diperintahkan putar arah.

“Untuk mempercepat penanggulangan penyebaran virus covid 19 di Kota Bengkulu kita lakukan pemeriksaan, dan dari puluhan sample yang kita ambil semuanya non reaktif.” Ungkap Kasat Lantas.

Dijelaskan oleh Kasat Lantas, Sejak pemberlakuan PPKM level IV di Kota Bengkulu dan penyekatan yang dilakukan tanggal 27 Juli lalu, sudah ada ratusan kendaraan diperintahkan untuk putar arah.

”Yang kita putar balik umumnya mereka yang belum vaksin, tidak bisa menunjukkan surat vaksin, belum melakukan rapid tes antigen dan melanggar protokol kesehatan.” Jelas Kasat Lantas.

Beberapa diputar arah karena tujuan ke Kota Bengkulu tidak begitu penting, seperti untuk belanja, liburan ke Pantai Panjang atau ke pusat perbelanjaan.

Personel yang ditugaskan juga menanyakan asal daerah masyarakat, jika masyarakat dari daerah PPKM level 4 diperintahkan putar arah.

“Sudah ratusan kendaraan kita perintahkan untuk putar arah. Umumnya, mereka tidak punya surat vaksin, antigen dan kepentingan ke Kota Bengkulu hanya untuk jalan-jalan.” imbuh AKP Kadek.

Dikatakan oleh Kasat Lantas, Titik penyekatan di Kota Bengkulu di optimalkan pada jalur lintas barat Sumatera, seperti Simpang Empat Betungan dan Simpang Empat Nakau. Dirinya juga menghimbau agar masyarakat disiplin menerapkan Protokol Kesehatan Covid-19 seperti memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan, rutin mencuci tangan serta mengurangi mobilitas.

Untuk titik lain seperti Simpang Tugu Hiu atau Simpang depan DPRD Kabupaten Seluma diberlakukan situasional karena di perbatasan Mukomuko – Padang sudah ada penyekatan.

Kegiatan tersebut rutin akan dilakukan Polres Bengkulu hingga pemberlakukan PPKM level 4 selesai. Penjagaan difokuskan pada jam sibuk.

Berkaitan dengan penyekatan di Kabupaten lain, menyesuaikan kebijakan kepala daerah masing-masing Kabupaten.

“Kami imbau kepada masyarakat yang ingin ke Kota Bengkulu tetapi tujuannya tidak terlalu penting lebih baik ditunda dulu. Apalagi kondisi sekarang ini kasus covid-19 belum ada tanda-tanda penurunan. Apapun alasannya, jika tidak bisa menunjukkan surat vaksin, swab antigen akan kita perintahkan putar arah.” pungkas Kasat Lantas.

Facebook comments

Adsense Google Auto Size