Skip to main content
Harga Tinggi Masyarakat Bireuen Sarankan Pemerintah Hapus Subsidi Pupuk dan LPG 3 Kg
Harga Tinggi Masyarakat Bireuen Sarankan Pemerintah Hapus Subsidi Pupuk dan LPG 3 Kg

Harga Tinggi, Masyarakat Bireuen Sarankan Pemerintah Hapus Subsidi Pupuk dan LPG 3 Kg

Bireuen, TuntasOnline.Com - Pemerintah Pusat diminta untuk segera menghapus harga subsidi Pupuk dan Gas Elpiji berukuran 3 Kg disebabkan selama ini harga dari kedua barang tersebut yang  dibeli oleh masyarakat jauh dari harga het yang telah ditentukan oleh Pemerintah untuk harga gas elpiji 3kg bersubsidi  berkisar 30 ribu sampai 35 ribu pertabungnya, sedangkan harga pupuk bersubsidi mencapai 180 sampai 220 ribu dalam persaknya.

Tingginya harga jual ini yang dirasakan oleh masyarakat seperti tidak adanya harga subsidi jadi sebaiknya menurut Jf hapus saja bantuan subsidi itu biar semua masyarakat merasakan hal yang sama dalam membeli barang.

Hal ini dikatakan salah seorang masyarakat Bireuen (Jf) Kepada TuntasOnline.Com Jum'at (2/4/2021).

"Selain harga mahal, kedua barang itupun langka dipasaran, kadang kala  masyarakat juga sering mengeluh terutama masyarakat  petani yang setiap tahunya kekurangan pupuk mengakibatkan ratusan hektar lahan pertanian di Bireuen terancam gagal panen," tutur Jf.

"Mahalnya harga dan langkanya pupuk bersubsidi serta gas berukuran 3 kg ini, sudah sangat lama terjadi, dugaan adanya oknum yang bermain mencari keuntungan yang lebih besar bagi kepentingan pribadinya, meskipun demikian kasus ini belum ada titik terang untuk Disidak oleh unsur Dinas terkait," jelas JF kepada TuntasOnline.Com jum at (2/4/2021).

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Bireuen, M.Nasir melalui Kabid Holtikultura, Hj.Mutia saat dikonfirmasi TuntasOnline.Com beberapa waktu lalu terkait langkanya pupuk bersubsidi, Dia menyebutkan bahwa kuota pupuk yang diberikan Pemerintah tidak cukup bagi kebutuhan petani di Bireuen. Maka untuk itu. Menurut Mutia diharapkan adanya penambahan Kuota di setiap tahunya.

Terkait kelangkaan dan kenaikan harga tinggi untuk gas 3 kg bersubsidi yang selama ini terjadi di lapangan, pihak Disperindagkop belum bisa dikonfirmasi TuntasOnline.Com.

Terpantau TuntasOnline.Com Jumat (02/4)2021,setiap tahun masyarakat Bireuen terus saja menjerit akibat kelangkaan pupuk subsidi dan gas elpiji 3 kg, biasanya untuk bahan gas  bersubsidi  terjadi pada saat menjelang puasa dan lebaran.(Hendra)

Facebook comments

Adsense Google Auto Size