Skip to main content
 Pakpak Bharat Ungkap Tindak Pidana Perjudian
Pakpak Bharat Ungkap Tindak Pidana Perjudian

Polres Pakpak Bharat Ungkap Tindak Pidana Perjudian

Pakpak Bharat, Tuntasonline.com -  Bertempat di Mapolres Pakpak Bharat, Kapolres Pakpak Barat AKBP Alamsyah P Hasibuan S.I.K, MH yang di wakili oleh Kasat Reskrim IPTU Irvan Pane SH menggelar Press Release ungkap kasus tindak pidana perjudian, Sindeka Salak Kamis 6/3/3021.


Kasat Reskrim Polres Pakpak Bharat IPTU Irvan Pane, SH yang didampingi Kanit Resum AIPDA Imanuel Depari, SH dan Porsenil Kapolres Pakpak Bharat, menyatakan ada 1 (satu) orang tersangka yang berhasil diamankan jajaran Satreskrim Polres Pakpak Bharat yaitu JN (47) Tahun warga Salak II Pakpak Barat. 


Dalam keterangan Persnya Kasat Reskrim IPTU Irvan Pane, SH mengatakan bahwa tersangka JN ditangkap petugas dari salah satu warung SS yang beralamat di Salak Pakpak Bharat pada Rabu tanggal 6 Januari 2021 pada pukul 17.30 WIB,yang mana telah melakukan tindak pidana perjudian dengan menggunakan sarana aplikasi LUDO KING. 


Dikatakan IPTU Irvan Pane,SH bahwa setelah mengetahui informasi dari masyarakat, anggota dilapangan langsung melakukan penyelidikan dan ditemukan benar ada tindak pidana judi di alamat yang disebutkan dan petugas kepolisian Polres Pakpak Bharat, Briptu Nanda Prasetio dan Briptu Yediza Emriski Jandri  Sitepu yang dipimpin langsung oleh Kanit Resum Pakpak Bharat AIPDA Imanuel Depari, SH melakukan penangkapan terhadap tersangka. Ditempat kejadian bahwa tersangka JN  melakukan perlawanan kepada petugas saat dilakukan penangkapan.

“JN melakukan perlawanan kepada petugas Briptu Yediza Emriski Jandri Sitepu dengan cara mencakar bagian tangan petugas serta menyiku bagian dada sambil berteriak mengucapkan kata “lepaskan aku, lepaskan! Ngapaian kau pegang - pegang aku, lepaskan aku bodat, polisi binatang”. Dengan adanya perlawanan dari JN tersebut mengakibatkan rekan- rekan JN yang berinisial  MB, BB dan RRM yang turut serta bermain judi berhasil melarikan diri, sehingga petugas hanya dapat membawa 1 (satu) orang tersangka yaitu JN ke Polres Pakpak Bharat” Terang Kasat Reskrim. 

Kasat Reskrim IPTU Irvan Pane,SH menyampaikan bahwa “Barang bukti yang berhasil kami amankan yaitu 1 (satu)  buah Hand Phone merek Oppo warna Biru dan uang tunai sebesar Rp. 145.000 yang dituangkan dalam Laporan Polisi Nomor : LP/04/I/2021/PB/SPKT tertanggal 06 Januari 2021.


Dari tindakan pidana yang dilakukan oleh JN ini maka tersangka dikenakan Pasal 303 ayat (1) ke 2e dan ayat (3) Subs Pasal 303 bis ayat (1) ke 2e KUHP dan Pasal 212 KUHP Ko Pasal 351 ayat (1) KUP dengan perkara dugaan Tindak Pidana Perjudian dan Melawan Petugas Dengan Kekerasan sehingga tersangka JN diancam dengan hukuman penjara maksimal 10 Tahun.

Kasat Reskrim IPTU Irvan Pane,SH mengatakan bahwa perkara tersangka JN saat ini sudah P21 dan kita hari ini akan berkordinasi dengan JPU di Kejaksaan Sidikalang, karena saat ini berkas tersangka sudah P22 (berkas sudah lengkap) dan paling lambat hari senin tanggal 8/3/2021 tersangka akan kita kirimkan ke Kejaksaan Sidikalang. Jadi tersangka menjadi tahanan Kejaksaan di Sidikalang nantinya.

Untuk tersangka yang berhasil melarikan diri saat ini sudah kita tetapkan sebagai DPO Polres Pakpak Bharat.

Pada konferensi pers tersebut, Kapolres Pakpak Bharat melalui Kasat Reskrim IPTU Irvan Pane,SH menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk menghindari penyakit masyarakat seperti judi, miras, penyalahgunaan narkotika dan sejenisnya dan apabila mengetahui harap dilaporkan kepada Polisi terdekat, ” Mari bersama ciptakan Kabupaten Pakpak Bharat yang aman dan kondusif," ucap Irvan dipenutup Press Releasenya. (IP/TO)

Facebook comments

Adsense Google Auto Size