Skip to main content
Kasatpol PP Karo Bantah Ada Pihaknya Lakukan Pungutan di Pusat Pasar Berastagi
Kasatpol PP Karo Bantah Ada Pihaknya Lakukan Pungutan di Pusat Pasar Berastagi

Kasatpol PP Karo Bantah Ada Pihaknya Lakukan Pungutan di Pusat Pasar Berastagi

Karo, TuntasOnline.com - Kepala Satpol PP Kabupaten Karo bantah ada pihaknya yang melakukan Pungutan Liar (Pungli) di Pusat Pasar Berastagi.

Di tengah wabah covid-19 sedang menerpa masyarakat saat ini, untuk bertahan hidup saja sudah hebat, khususnya para pedagang pajak tingkat Berastagi,keluh beberapa pedagang kepada wartawan, Senin (25/1).

Apalagi janji muluk dari Pemkab Karo hingga saat ini tidak terealisasi untuk membangun balai balai atau TPS untuk para pedagang sesuai janjinya. Yang lebih parahnya lagi, selain pendapatan berkurang akibat terpuruknya ekonomi masyarakat karena Pandemi Covid-19 pengutipan liar semakin merajalela, kalau sekedar uang cukai dan uang sampah Rp 2000 masih wajar. Namun yang terjadi pengutipan yang dilakukan oknum yang tidak bertanggung jawab yang mengatasnamakan Satpol PP Kabupaten Karo merajalela.

Hal ini diutarakan pedagang Roma (56) saat dikonfirmasi wartawan terkait pungli tersebut.

Ia juga mengatakan, bahwa tadu juga ada yang mengutip uang kepadanya sebanyak Rp.5000 untuk Satpol PP.

"Kalau pengutipan untuk restribusi sampah hal itu kami nilai masih wajara, namun ini kok ada pula yang mengatasnamakan Satpol PP untuk meminta uang kepada kami para pedagang kecil ini kan sudah sangat tak wajar lagi, ibaratnya kami ini, sudah jatuh tertimpa tangga. Jadi harapan saya kepada instansi terkait, tolonglah tertibkan pungli pungli yang mengatasnamakan Satpol PP di Pusat Pasar Berastagi ini," ujarnya.

Lain lagi cerita Ibu Sembring ini yang mengatakan, "Kalau terkait pengutipan itu sudah hal yang biasa bagi kami, tidak mungkin ada katanya jika ditanya kepada Oknum Satpol PP terkait melakukan pengutipan. Selalu saja ada oknum-oknum yang mengatasnamakan Satpol PP yang mengutip kepada kami setiap hari, jadi kalau enggak kami kasih, bisa - bisa nantinya tempat kami untuk berjualan tidak ada lagi. Jadi, harapan saya kepada Pemerintah Kabupaten Karo khususnya Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Kari, tolonglah di bangun balai balai atau TPS untuk kami berjualan, jangan hanya cuma janji-janji belaka,".

Saat Kepala Dinas Perindustrian Dan Perdagangan Kabupaten Karo Edison Karo Karo melalui WhatsApp nya dikonfirmasi terkait pembangunan balai balai ataupun TPS untuk korban para pedagang pajak tingkat Berastagi beberapa waktu lalu, belum membalasnya.

Terpisah Kepala Satuan Pamong Praja Kabupaten (Kakan Satpol PP) Karo Hendrik P Tarigan saat di konfirmasi wartawan terkait pengutipan liar yang mengatasnamakan Satpol PP tersebut, Hendrik Tarigan dengan tegas membantah keras tudingan tersebut.

"Terima kasih atas infonya biar saya langsung tindaklanjuti. Namun, kembali saya himbau kepada pedagang, jangan diberi kalau ada pengutipan yang dilakukan oknum yang membawa bawa nama Satpol PP,  sehingga  nama Satpol PP tercemar," tutur Hendrik.

"Saya juga mengharapakan kepada teman-teman media untuk menyampaika n jepada para pedagang, jika ada yang melakukan pengutipan atas nama Satpol PP Kabupaten Karo, jangan diberikan, karena selama saya menjabat sebagai Kepala Satuan Pamong Praja Kabupaten Karo, tidak pernah saya perintahkan kepada anggota untuk meminta uang kepada para pedagang , jadi saya minta kepada oknum yang mengatasnamakan Satpol PP, kembali saya peringatkan agar jangan membawa bawa nama Satpol PP. Kalau masih ada lagi pengutipan atas nama Satpol PP, nanti saya perintahkan anggota untuk menangkapnya," tegas Kakan Satpol PP.(RT/TO)

Facebook comments

Adsense Google Auto Size