Skip to main content
Jadi Kota Santri Berikut Instruksi Bupati Bireuen
Jadi Kota Santri Berikut Instruksi Bupati Bireuen

Jadi Kota Santri, Berikut Instruksi Bupati Bireuen

Bireuen, Tuntasonline.com - Plt Gubernur Aceh Ir. Nova Riansyah sebelumnya  telah menetapkan Kabupaten Bireuen, sebagai Kota Santri pada saat Peringatan Hari Santri Nasional ke-6 Tahun 2020 tingkat Provinsi Aceh di Bireuen, Kamis, 22 Oktober 2020.

Namun Berdasarkan pantauan tuntasonline setiap Jum'at, tidak satupun ASN, Tenaga Kontrak Tenaga Bakti di berbagai instansi pemerintahan Bireuen,maupun di satuan pendidikan, (kepala sekolah dan guru) yang tidak  mengunakan kain sarung semua mereka mematuhi aturan itu, apalagi
kewajiban memakai kain sarung sudah di tegaskan  dalam surat keputusan Bupati Bireuen. Nomor 553 tahun 2020,tentang Bireuen sebagai kota santri diantaranya berbunyi "Bagi seluruh PNS,Tenaga  honorer dan Tenaga bakti pada masng - masing SKPK 1 unit kerja setiap hari jum' at wajib mengunakan pakaian untuk laki - laki ,baju koko ( putih), peci hitam, memakai kain sarung, sedangkan untuk perempuan wajib memakai baju kurung ( putih),jilbab putih serta memakai kain sarung".

Dengan pemberlakuan Kabupaten Bireuen sebagai kota santri ,Bupati Bireuen DR.H.Muzakkar.A.Gani SH.MSi dalam hal ini mengintruksikan kepada setiap SKPK, unit kerja dan bagi masing-masing desa, diharapkan untuk melaksanakan pengajian setiap hari Jumat dengan mengundang guru pengajian, serta melibatkan para guru ngaji yang ada di daerah.


"Semoga dengan Kabupaten Bireuen hari ini sudah ditetapkan sebagai kota santri,bisa menjadi contoh  bagi seluruh kab/ kota yang ada di  Aceh, agar benar-benar bisa menerapkan syariat islam seutuhnya di bumi serambi mekah propinsi Aceh," ujarnya. (Hendra)

Facebook comments

Adsense Google Auto Size