Skip to main content
Dr
Dr H Rohidin Mersyah

Kerja Nyata Rohidin Untuk Seluma, Infrastruktur Hingga Petani

Bengkulu, TuntasOnline.com - Sosok Dr H Rohidin Mersyah terus melakukan Pemerataan pembangunan di Kabupaten/Kota Bengkulu se-Provinsi Bengkulu termasuk Kabupaten Seluma.
 

Diketahui Dr H Rohidin Mersyah dilantik menjadi Gubernur Bengkulu Definif pada 10 Desember 2018 untuk meneruskan estafet kepemimpinan Provinsi Bengkulu. Dirinya terus mengupayakan pembangunan di segala lini.

 

Kali ini mari kita ulas beberapa kerja nyata Rohidin untuk masyarakat Seluma diberbagai sektor :

1. Infrastruktur

Terhimpun data bahwa selama Kepemimpinannya Rohidin telah menormalisasi jalan kewenangan Pemerintah Provinsi Bengkulu di Kabupaten Seluma :
1. Ruas Jalan Sukaraja – Padang Capo (Seluma) – Air Kelinsar (Empat Lawang) Rp. 3.479.310.365,99
2. Peningkatan Jalan Durian Bubur – Pasar Talo Rp. 13.398.493.779,99
3.Peningkatan Jalan Pasar Ngalam – Pasar Talo (DAK) Rp. 4.371.368.522,65
4. Peningkatan Jalan Sendawar – Maras Rp. 11.457.243.200,00
5. Peningkatan Jalan Padang Serai – Pasar Ngalam (DAK) Rp. 10.037.373.583,65
6. Pembangunan Drainase Dan Pelapis Tebing Jalan Simpang III Nglam – Pasar Ngalam Rp. 114. 844. 378,00
7. Pembangunan Drainase Dan Pelapis Tebing Jalan Pring Baru – Pasar Talo Rp. 118.729.215,00


2. Kesejahteraan Guru Tidak Tetap (GTT) dan Pegawai Tidak Tetap (PTT) jajaran Pemerintah Provinsi Bengkulu :


Gubernur Bengkulu Dr H Rohidin Mersyah melakukan Penyerahan Surat Keputusan 281 Guru dan Pegawai Tidak Tetap (SK GTT/PTT) dan Surat Perintah Tugas (SPT) 95 Tenaga Pendamping Profesional Kabupaten Seluma Tahun 2020 di SMAN 3 Seluma pada Rabu (12/02/2020) yang berada di jajaran Pemprov Bengkulu ini mereka berhak :


- GTT/PTT akan menerima 14 Bulan Gaji dalam satu tahun yang meliputi insentif pokok 12 bulan, 1 kali gaji 13 serta 1 kali THR
- Diberi jaminan terdaftar dalam BPJS Ketenagakerjaan
- Terdaftar dalam sistem kepegawaian GTT/PTT yang diurutkan dari Usia, Lama Bekerja dan lain sebagainya, (Seandainya ada kebijakan pengangkatan dari Pusat maka Sistem Kepegawaian ini akan dipergunakan oleh Pemprov Bengkulu)
 

3. Sektor Komoditi,

Pada Poin ini bertahap Para Petani mulai merasakan dampaknya tidak hanya di Mukomuko namun juga di seluruh Provinsi Bengkulu

A. Sawit

Dalam pengembangan Kawasan Pulau Baai, Rohidin menyampaikan inisiasinya untuk pengembangan Terminal Curah Cair untuk komoditi Sawit dan CPO, tak hanya itu bersamaan dengan hal ini juga ada pembangunan Pabrik Minyak Goreng dan Pengolahan Kornel atau Biji Sawit yang ada di Kabupaten Seluma. Harga Sawit akan meningkat dengan dipasarkan langsung melalui Pulau Baai karena sebelumnya dipasarkan melalui Teluk Bayur dan Belawan yang menyebabkan terjadinya potongan harga.


B. Karet

Komoditi karet, Rohidin telah melakukan pembahasan sebelumnya bersama Bupati terkait terkait Pembangunan Pabrik Karet di Seluma dan Bengkulu Utara dengan mengolah hasil panen menjadi lempengan agar bisa diekspor ke Korea dan India sebagai improtir terbesar. Hal ini juga untuk meningkatkan kesejahteraan petani. Rencana ini telah berprogres, insvestor siap, dan harga karet akan naik secara signifikan dengan beroperasinya pabrik ini nantinya.

 

4. Nelayan

Pada sektor perikanan Rohidin juga melakukan perlindungan kepada Nelayan tidak hanya di Seluma namun juga seluruh Provinsi Bengkulu diantaranya :

- Pelayanan Surat Izin Penangkapan, Penangkapan, Pelayaran secara Gratis untuk Nelayan, setiap nelayan yang teregister akan mendapat perlindungan seperti jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan maka Nelayan akan menerima asuransi, pengamanan, pencarian yang masif karena terdata jelas.

- Mengeluarkan izin Penangkapan Benih-benih Lobster dengan syarat mengurus Kartu Pengenal.


“Saya memohon maaf kepada Bapak dan Ibu sekalian, karena di tahun 2020 ini pembangunan kita terhenti karena Pademi Covid-19 yang tengah mewabah seperti yang kita ketahui. Sebelumnya saya mentargetkan  ruas jalan yang menjadi tanggung jawab Pemerintah Provinsi selesai, namun anggaran kita di refocusing untuk menangani pandemi," ujar Rohidin Mersyah.

"Saya rasa tidak hanya anggaran pembangunan Provinsi saja yang terhenti di Desa juga terhenti dan difokuskan untuk menangani Covid-19. Namun Bapak/Ibu sekalian tidak usah khawatir Pak Rohidin ini masa jabatan periode ini masih sampai 2021 dan Inshaa Allah pembangunan akan kita lanjutkan serta kita berdoa agar pandemi Covid-19 dapat berangsur menghilang,” imbuhnya.(ReTra)

Facebook comments

Adsense Google Auto Size