Skip to main content
Dishub Karo Tertibkan Parkir Liar
Dishub Karo Tertibkan Parkir Liar

Dishub Karo Tertibkan Parkir Liar, Ini Harapan Masyarakat

Karo, TuntasOnline.com - Menindaklanjuti informasi adanya parkir di Kota Berastagi, membuat Dinas Perhubungan(Dishub) Kabupaten Karo langsung eksekusi dan meteribkan  parkir liar yang ada di sepanjang jalan Vetran Berastagi, Kabupaten Karo Rabu (7/10).

Diketahui sebelumnya keberadaan parkir liar ini sangat mengganggu kelancaran aktivitas di Jalan Vetran Berastagi atau Seputaran Kota Berastagi terlebih untuk lalu lintas kendaraan dan pejalan kaki.

Menurut keterangan dari tim  Dishub Karo, bahwa penertiban parkir liar tersebut atas perintah Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Karo Gelora Fajar Purba, menyikapi atas keluhan dari para pedagang dan juga pengujung yang mau Ke Berastagi Kabupaten Karo terlebih.

Kadishub Karo Gelora Fajar Purba kepada wartawan mengatakan, saya langsung memerintahkan anggota setelah menerima laporan dari masyarakat terkait adanya parkir liar dan semeraut yang ada di Kota Berastagi.

"Untuk kedepanya nanti, setiap hari kita akan lakukan penertipan ini agar kota Berastagi ini menjadi kren, aman dan nyaman untuk dikinjungi.Terlebih Kota Berastagi merupakan Daerah Tujuan Wisata(DTW) yang juga Ikonnya Tanah Karo," tutur Kadishub.

Kedepannya, penertiban parkir dan pengaturan lalu lintas di sekitar Jalan Jamin Ginting atau di seputaran terminal Berastagi sampai ke Pajak(pasar) Roga agar lalin bisa lancar dan masyarakat pun bisa nyaman 

Kadishub juga menjelaskan, kami juga membuat  pemberitahuan kepada masyarakat  untuk memakirkan kendaraan pada tempat yang sudah disediakan. Khusus becak bermotor(Betor), kami juga mengatur dengan rapi di sepanjang Jalan Vetran Berastagi.

Sementara itu, P. Brahmana warga Kabanjahe, mengatakan, selain seputaran Kota Berastagi, di Kota Kabanjahe ibu kotanya Kabupaten Karo, juga sangat perlu di tertibkan, apalagi di seputaran keliling Pusat Pasar Kabanjahe padat merayap, bahkan pengguna lalin sering melintas melawan arah, parkir seenaknya, terlebih stasiun-stasiun pembantu sangat mengganggu pengguna lalulintas. 

"Penertiban tersebut jangan hanya musiman, namun, secara kontiniu sampai memang betul-betul masyarakat sadar lalin," harap Brahmana.(RT/TO)

Facebook comments

Adsense Google Auto Size