Skip to main content
P
Patrice Rio Capella

Rio Capella : Stop Politik Gaduh, Rakyat Bengkulu Sudah Cerdas Tentukan Pemimpin Terbaik

Bengkulu, Tuntasonline.com - Menjelang Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur 2020 pada 9 Desember mendatang, Tokoh Nasional yang juga Putra Daerah Provinsi Bengkulu Patrice Rio Capella menitipkan sejumlah pesan bagi Calon, Penyelenggara dan juga Tim Sukses.

Baca Juga :  Bermodus Liburan, Ayah Tega Cabuli Anaknya

Pesan tersebut ia sampaikan pada Senin (10/08/2020) menyikapi panasnya suhu politik di Provinsi Bengkulu menjelang Pilgub, Rio mengingatkan bahwa untuk tidak menodai perhelatan Pilkada mendatang dengan cara yang tidak demokratis dan beradab mengingat Pilkada merupakan cara demokratis dalam memilih pemimpin.

Rio menyakini bahwa Siapapun Calon yang bertarung pada Pilgub 2020 mendatang merupakan Putra-putra terbaik yang dimiliki Provinsi Bengkulu dan merupakan orang pilihan yang rasional dan dewasa dalam bertindak 

"Yang pertama Pilkada ini merupakan Proses untuk memilih pemimpin dengan cara yang demokratis, terukur dan beradab. Negara secara konstitusi itu memberikan kesempatan kepada rakyat untuk menentukan siapa yang memimpin lima tahun kedepan, oleh karena itu yang berkuasa dalam pilkada ini bukan para calon tetapi rakyat pemilik suara. Oleh karena itu kita harapkan Para Calon yang mengikuti Pilkada yang akan datang, yang merupakan calon pemimpin, Putra-putra terbaik Provinsi Bengkulu untuk kemudian bertarung secara memenuhi syarat-syarat konstitusi dan cara-cara yang beradab," ujarnya.

Mantan Anggota DPRD Provinsi Bengkulu periode 1999-2004 dan DPR RI Periode 2014-2019 ini menilai masyarakat Provinsi Bengkulu telah cerdas dan tidak akan terpengaruh dengan hal-hal yang bersifat black campaign.

"Biarkan rakyat memilih Calon Pemimpinnya tanpa harus melakukan cara-cara yang tidak pantas yang dilakukan seorang pemimpin misalnya black campaign, atau menjatuhkan calon lain dengan cara-cara yang tidak demokratis yang tidak menunjukkan peradaban sebuah bangsa," tuturnya.

"Saya yakin bahwa masyarakat Provinsi Bengkulu adalah masyarakat yang cerdas yang bisa menentukan siapa pemimpin mereka tiga tahun yang akan datang dengan baik. Oleh karena itu jangan rusak suasana demokratis, jangan rusak suasana untuk memilih calon pemimpin mereka, jangan rusak proses-proses pemilu yang adil dan jujur, baik yang akan dilakukan para calon, penyelenggara ataupun tim sukses, semua harus melakukan cara yang beradab," sambungnya.

Diakhir penuturannya, Rio berharap Pemimpin yang terpilih nantinya mampu mengangkat Bengkulu dari situasi terpuruk akibat pandemi Covid-19 ini.

Baca Juga :  Dugaan Korupsi Lahan Pemkot Bengkulu, Kejari Segera Tetapkan Tersangka 

"Kita harapkan pilkada di Bengkulu yang tidak lama lagi akan berlangsung pada tanggal 9 bulan desember menjadi momentum bagi Provinsi Bengkulu untuk bergerak lebih maju dalam situasi bangsa yang sulit saat ini. Kita tahu tugas Pemerintah yang akan datang cukup sulit berbeda dengan tugas-tugas sebelumnya melakukan upaya mensejahterakan masyarakat di tengah pandemi yang tidak menguntungkan situasi ekonomi bangsa dan dunia. Untuk itu perlu pemimpin yang benar-benar memiliki visi, yang berpikirnya bion kedepan, tidak hanya memikirkan kepentingan kelompok, suku, ras agama dan lainnya tetapi berpikir secara keseluruhan dan komprehensif agar masyarakat Provinsi Bengkulu," tutupnya.(ReTra) 

Facebook comments

Adsense Google Auto Size