Skip to main content
Pemprov Bengkulu Fokus Penyelesaian Permasalahan Tumpang Tindih Pemanfaatan Ruang
Pemprov Bengkulu Fokus Penyelesaian Permasalahan Tumpang Tindih Pemanfaatan Ruang

Pemprov Bengkulu Fokus Penyelesaian Permasalahan Tumpang Tindih Pemanfaatan Ruang

Bengkulu, Tuntasonline.com - Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu Hamka Sabri membuka secara resmi Kick Off Meeting Penyelesaian Permasalahan Tumpang Tindih Pemanfaatan Ruang Dalam Rangka Sinkronisasi Kebijakan Satu Peta di Provinsi Bengkulu bertempat di Aula DPUPR Provinsi Bengkulu pada Kamis (06/08/2020).

Baca Juga :  Terkait Kasus TPA Dokan, Kuasa Hukum BK Ajukan Praperadilan

Sekda Provinsi Bengkulu Hamka Sabri mengatakan acara penyelesaian permasalahan tumpang tindih pemanfaatan ruang dalam rangka sinkronisasi kebijakan satu peta di Provinsi Bengkulu ini sangat penting dan mendasar untuk kita pemerintah Daerah Kabupaten/Kota dan Provinsi.

"Kita Sangat menyambut baik dari kebijakan satu peta ini. Kerena untuk peta RT/RW ini sebagai acuan untuk kita pejabat Daerah baik untuk Gubernur, Bupati/Walikota membuat sesuatu pembangunan," ungkap sekda.

Sambung Sesda, Jadi kalau Pemerintah Daerah bisa selaras dalam pelaksanaan RT/RW ini maka nanti penyatuan peta ini  mudah-mudahan bisa selaras, Kamis (6/8/2020).

"Sesuatu pemegang kekuasaan di Daerah, ini akan mudah sekali untuk penataannya. Seperti ini kawasan hutan, ini kawasan permukiman, ini kawasan pertanian, ini kawasan perkebunan jadi perlu disatukan dan kita harus ada target," ungkapnya.

Ia juga mengatakan bahwa sekarang ini kita sangat banyak sekali permasalahan khususnya tata ruang antara Provinsi, Kabupaten, kemudian Nasional. 

"Nah ini harus kita selesai kita selaraskan 19% lebih tadi. Jadi kemudian ada lagi dia tumpang tindih dengan Dinas Kehutanan itu lebih besar sangat dominan sekali karena 39,-% jadi seluruhnya ini kalau bisa kita selesaikan," jelas Sekda Provinsi.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Bengkulu Ir Mulyani mengatakan bahwa kegiatan ini sangat bagus untuk penuntasan permasalahan tumpang tindih pemanfaatan ruang dalam rangka sinkronisasi kebijakan satu peta ini.

Baca Juga :  Penanganan Cepat Sampel Reaktif, Pemkab Karo Dukung Pengadaan Alat PCR 

"Kita khususnya Provinsi Bengkulu sangat berterimakasih dengan adanya kegiatan ini, karena 60% Daerah kita ini tumpang tindih pemanfaatan ruangnya. Setelah acara ini kami sangat mengharapkan persoalan-persoalan yang ada di Provinsi Bengkulu bisa terselesaikan. Baik itu berkaitan dengan tumpang tindih maupun pemanfaatan ruangnya bisa dapat diatasi," pungkas Kepala Dinas PUPR. (P3)

Facebook comments

Adsense Google Auto Size