Skip to main content
Distan Sidimpuan Periksa Kelayakan Hewan Kurban
Distan Sidimpuan Periksa Kelayakan Hewan Kurban

Distan Sidimpuan Periksa Kelayakan Hewan Kurban

Padangsidimpuan, Tuntasonline.com - Dinas Pertanian Kota Padangsidimpuan turun ke Desa Labuhan Labo, Selasa ((28/7/2020), untuk memeriksa atau mengecek kesehatan dan kelayakan hewan kurban seperti sapi dan kambing untuk disembelih di hari raya Idul Adha 1441 H.

Baca Juga :  Tunggu Intruksi Pusat, GTTP Covid-19 Akan Berganti Nama

Kepala Dinas Pertanian Padangsidimpuan Parimpunan Siregar melalui Seketaris Chairunnisa Daulay menyebut, untuk  memastikan hewan kurban sehat atau tidak, maka perlu sekali dilakukan pemeriksaan rutin disetiap tahun khususnya  menjelang Idul Adha.

“Hewan kurban harus benar-benar dalam keadaan sehat dan layak untuk disembelih. Diantaranya cukup umur, dan giginya kita lihat juga tidak cacat, dan dalam kondisi sehat,” kata Chairunnisa, dalam keterangan persnya.

Pemeriksaan dilakukan mulai dari lokasi pengumpul dan pemotongan hewan-hewan kurban yang akan disembelih yang pada Idul Adha 1440 tahun 2019 lalu jumlah sapi di Padangsidimpuan mencapai 1135 ekor. Sedangkan jumlah kambing lebih sedikit, hanya berkisar 196 ekor.

Sementara untuk jumlah hewan kurban sembelihan pada Idul Adha 1441 H/ tahun 2020 ini, pihak Dinas Pertanian Padangsidimpuan mengaku belum mengetahui jumlah keseluruhannya dan kini tengah mencaritahu.

“Kita belum bisa dapat totalnya berapa jumlah hewan kurban disembelih tahun 2020.  Setelah hari H (Idul Adha Jumat 31 Juli 2020) baru bisa mendapatkan berapa total jumlahnya, mengingat kondisi di tengah (pandemi) Covid-19,” jelas Sekretaris Dinas Pertanian.

Disamping itu, pihak dinas pertanian meminta agar saat penyembelihan hewan kurban, panitia harus menjaga jarak sekaligus mengimbau masyarakat untuk tidak berkerumun, di saat penyembelihan berlangsung, serta mengikuti peraturan protokol kesehatan dari pemerintah.

Tanda-Tanda Hewan Kurban dalam Kondisi Sehat Saat Diperiksa

Dokter Hewan, drh. Nellisuyanti Nasution menuturkan,  hewan sehat ditandai tidak adanya keluar cairan darah dari lubang-lubang kumlah. Lubang kumlah yakni lubang hidung, telinga, kemaluan, dan  pori hewan itu sendiri.

Baca Juga :  Pelaku Pencabulan Siswa SD di Karo Dituntut 15 Tahun Penjara

“Bila ditemukan tanda-tanda seperti itu (cairan darah), maka hewan itu tidak layak untuk disembelih. Sebab dicurigai berbahaya karena diduga penyakit anthrax (radang limpa)  atau berbahaya,” terangnya. (AS/TO)

Facebook comments

Adsense Google Auto Size