Skip to main content
Rekontruksi Pelaku Pembunuhan Jupry Perangin-angin Lakukan 40 Adegan 
Rekontruksi Pelaku Pembunuhan Jupry Perangin-angin Lakukan 40 Adegan 

Rekontruksi, Pelaku Pembunuhan Jupry Perangin-angin Lakukan 40 Adegan 

KARO, TuntasOnline.com - Rekonstruksi kasus pembunuhan Jupri Perangin nangin dilakukan sebanyak 40 adegan dikedai milik Julkifli Ginting dengan 2 (dua) tersangka yang merupakan abang beradik itu menghabisi nyawa korban Jupry Perangin angin dengan 27 tusukan karena sakit hati atas ucapan korban. 

Dimana tersangka MS, 26 tahun, Bertani, Desa Ajinembah kecamatan Merek kabupaten Karo dan Roy Imanuel Sinuraya, 32 Tahun, bertani, Desa Ajinembah kecamAtan Merek kabupaten Karo melakukan rekonstruksi dengan pengawalan ketat dari pihak kepolisian. 

Baca Juga : Ditambah Perindo, Fikri-Samuji Penuhi Minimal Persyaratan Maju Pilkada Rejang Lebong

Saat Rekontruksi tersebut dihadiri juga oleh

1. Kasat Reskrim AKP Sastrawan Tarigan 

2. Kapolsek Tigapanah AKP R. Simanjorang 

3. Jaksa Penuntut Umum an. Agui Naldo Marbun , S.H, dan Dhana Harahap , S.H dan Iman , S.H

4. Kanit Resum Polres Tanah Karo IPDA Togu Siahaan 

5. Kepala Desa Ajinembah Kompano Tarigan 

6. Kuasa Hukum Pelaku an. Rivalino Bukit ,SH

7. Kuasa Hukum Korban an. Sehati Halawa ,SH dan rekan-rekan 

8. Saksi-saksi 14 orang

9. Keluarga Korban ± 20 orang

10. Warga Desa Ajinembah ± 150 orang

Melaksanakan rekonstruksi berdasarkan keterangan dari saksi-saksi an. Ebeneser Barus , Markus Ginting, Mitra Buana Ginting dan Cipta Ginting, yang mana keterangan saksi-saksi tersebut berbeda dengan saksi yang lainnya.

Sebelumnya diberitakan, Kasat Reskrim menjelaskan, kronologis kejadian, pada hari Senin, tanggal 20 April 2020 sekira pukul 20.00 WIB, terlapor MS yang saat itu sedang berada di Kedai kopi milik Julkifli Ginting, saat itu korban Jupri Perangin-angin masuk kedalam kedai kopi tersebut dan menyindir terlapor dengan mengatakan "Ngapai Kau berbicara dengannya, nanti diperkosanya pulak anakmu, Dia bukan manusia tapi Binatang". 

Selanjutnya terlapor kembali kerumahnya dan saksi Pepalemta Sembiring memberitahukan perkataan korban kepada terlapor RY yang mengakibatkan RY emosi dan mengajak terlapor MS kembali ke kedai kopi untuk menemui Korban Jupri Perangin Nangin sambil membawa sebilah pisau bergagang kayu yang diselipkan di pinggangnya. 

Setiba dikedai kopi tersebut, korban Jupri mengacungkan sebilah pisau miliknya kepada RY Imanuel Sinuraya dan oleh terlapor RY langsung memegang pergelangan tangan korban dan terlapor Moranta Sinuraya mengambil pisau milik korban. Setelah itu langsung menusukkan pisau tersebut kearah perut dan punggung korban masing-masing satu kali, selanjutnya terlapor RY mengambil pisau yang dibawanya dari rumah dan menusuk perut korban secara berulang-ulang sehingga korban terjatuh dilantai kedai, selanjutnya kedua terlapor melarikan diri. 

Baca Juga : Walikota Sidimpuan Tinjau UPTD Perbenihan Ikan

Terhadap kedua terlapor telah dilakukan penangkapan pada hari Selasa tanggal 21 April 2020 sekira pukul 01.30 WIB dan pukul 09.00 WIB di desa Gajah Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Karo.

"Barang bukti telah diamankan diantaranya, 1(satu) bilah pisau bergagang kayu dgn panjang kurang lebih 40 cm, 2. Baju dan celana milik korban yang berlumuran darah beserta kedua terlapor telah kita amankan di Mapolres Tanah Karo," pungkas Kasat Reskrim Polres Tanah Karo AKP Sastrawan Tarigan, SH,MH(RT/TO)

Facebook comments

Adsense Google Auto Size