Skip to main content
Tampak Korban yang mengalami kesakitan dan sejumlah lebam
Tampak Korban yang mengalami kesakitan dan sejumlah lebam

Korban  Penganiayaan Mohon  Keadilan

Tanah Karo, Tuntasonline.com - Korban penganiayaan,Rostianna Br. Sembiring (64) warga Desa Samura Kecamatan Kabanjahe- Karo harus terbaring lesu di Rumah Sakit Evarina Etaham Raya –Berastagi selama tiga hari Sekujur tubuhnya lembam-lembam dianiaya WS warga desa yang sama beberapa waktu lalu. Terutama pada bagian bahu sebelah kiri. Begitu juga pada  pipi kiri lembam-lembam membiru seperti terkena pukulan benda keras.

Suami korban, Mancang Sitepu (64) hari itu juga langsung membuat laporan pengaduan ke Polres Tanah Karo. Laporan pengaduan tertuang dalam Surat Tanda Penerimaan Laporan  (STPL) Nomor:STPL/350/IV/2018/SU/RES.T.Karo tertanggal 25 April 2018. Laporan korban diterima di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SKPT) Polres Tanah Karo oleh Kanit  SPKT I Ipda.L.Sitorus.

Pelapor Mancang Sitepu suami korban kepada sejumlah wartawan termasuk SUMUT24 di kantor Sumber Alam SH &Rekan di Kabanjahe mengatakan bahwa dia sangat mengharapkan laporan pengaduannya sesegera mungkin diusut polisi sesuai dengan hukumyang berlaku Senen,(30/04).

“ Kami sangat mengharapka supaya kasus ini diusut segera. Istri saya yang jadi korban penganiayaan terpaksa diopname selama tiga hari. Sampai hari ini juga dia (korban) masih merasa pusing-pusing dan tetap berobat jalan. Kalau sudah beginipun belum juga ditanggapi,saya takutkan keluarga yang lain jadi emosi,sehingga tambah lagi persoalan,”ujarnya dengan penuh harapan.  

Ditambahkan Mancang Sitepu lagi,penganiayan yang dilakukan WS yang juga masih ada hubungan famili ini sudah sangat tidak dapat diterima seluruh keluarganya. Diakuinya bahwa dirinya juga menjadi sasaran penganiayan . “Bukan Cuma istri saya yang dipukulinya. Saya juga turut dianiaya sampai hidung saya berdarah-darah,’’ tambahnya

“Yang kita  sangsikan ada pihak keluarga,terutama anak-anak dan saudara-saudara dari istri saya itu. Kalau kasus ini tidak cepat ditanggapi maka hal itu tidak tertutum kemungkinan bisa terjadi. Siapa yang bisa menerima keluarganya dianiaya tetapi pelaku belum juga diproses.”keluhnya mengakhiri eprbincangan dengan wartawan.

Sementar itu ditempat terpisah Kapolres Tanah Karo,AKBP.Benny R.Hutajulu,Sik melalui Kasat Reskrim, AKP. Raskita Maju Tarigan disampaikan Kanit Resum,IPDA.T.Siahaan yang dikonfirmasi sejumlah wartawan mebenarkan bahwa Mancang Sitepu (64) sudah membuat laporan pengaduan tentang penganiayaan yang dialaminya dan istrinya.

“Kasusnya sedang dalam penyidikan. Saksi-saksi maupun korban sesegera mungkin akan kita mintai keterangan.  Kalau dalam pemeriksaan lanjutan sudah memenuhi unsur maka Berkas Acara Pemeriksaan (BAP) segera akan dikirim ke Kejaksaan untuk diproses sesuai dengan hukum yang berlaku,” tegas Siahaan.

Masalah penahanan ditahan atau tidaknya tersangka pelaku penganiayaan Siahaan tidak mau berandai-andai. “ Yang jelas kasusnya segera akan diproses. Tidak ada sama kita yang istilahnya membenam kasus. Asal memenuhi unsur pasti kita limpahkan ke JPU(Jaksa Penuntut Umum) untuk proses hukum,”singkat Siahaan. (Ellys).

Tags

Facebook comments

Adsense Google Auto Size