Skip to main content
Ibu Wartawan yang Disiram Air Keras Harapkan Bantuan Presiden RI dan Kapolri
Ibu Wartawan yang Disiram Air Keras Harapkan Bantuan Presiden RI dan Kapolri

Harapkan Bantuan Presiden RI dan Kapolri, Ini Curhatan Ibu Wartawan yang Disiram Air Keras

Medan,TuntasOnline.com - Ristani Samosir (50), Ibu Kandung dari Persada Bhayangkara Sembiring berharap Presiden Republik Indonesia Joko Widodo dan Kapolri memberikan bantuan hukum dan bantuan biaya pengobatan kepada anaknya yang diduga disiram air keras oleh suruhan Bos Judi  SMS Cs  pada tanggal 25 Juli 2021 Sekira Pukul 20.00 WIB.

"Saya sebagai orang tua dari Persada Bhayangkara Sembiring sangat mengutuk dan mengecam perbuatan yang diduga dilakukan Bos Judi SMS dan rekan-rekannya yang telah membuat anak saya harus mengalami suatu hal yang membuat dirinya cacat di bagian wajah dan jari tangannya," ujarnya.

Lanjut Ristani, Anak saya seorang wartawan dimana di usianya yang masih 26 tahun dia harus mengalami cacat di bagian wajahnya dan matanya. 

"Saya tidak tau lagi mau mengadu kemana, apakah anak saya itu masih bisa melihat secara normal atau tidak. Yang saya lihat, saat ini kondisi anak saya Persada Bhayangkara kondisinya sangat buruk, Saya tidak sanggup melihatnya dan ini adalah akibat dan ulah dari manusia biadap dan tidak punya hati nurani," tuturnya.

"Ayah kandung Persada Bhayangkara yang juga pensiunan anggota Polri Alm Purn Aiptu Bangkit Sembiring telah meninggal dunia pada Tanggal 9/10 2020 yang lalu, dengan meninggalkan 6 (enam) orang anak yang masih butuh biaya. Saya tidak tahu lagi harus bagaimana menghadapi semua cobaan ini, dimana saat ini anak saya yang paling tua Persada Bhayangkara terbaring lemas dengan kondisi yang sangat mengkhawatirkan setelah disiram air keras diduga suruhan SMS," tutur Ristani Bersedih.

Masih Kata Ibu Persada Korban penyiraman air keras sudah lebih satu minggu anak saya masih dirawat di Rs Adam Malik Medan karena di siram air keras oleh suruhan terduga bandar judi SMS yang saat ini sudah di tahan di Polrestabes Medan.

Ia mengucapakan banyak terimakasih Kepada Bapak Kapolda Sumut,  Dir Krimum Polda Sumut, Bapak Kapolrestabes Medan, Wakapolrestabes dan Plt Kasat Reskrim Polrestabes Medan yang sudah bekerja keras sehingga pelaku dan otak pelaku penyiraman anak saya sudah ditangkap.

"Saya bermohon kepada Bapak Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo atau kepada siapa pun agar mau memberikan bantuan hukum dan bantuan biaya pengobatan kepada anak saya Persada Bhayangkara Sembiring yang saat ini masih di rawat dan terbaring lemas di Rumah Sakit Adam Malik Medan dan sangat membutuhkan bantuan biaya untuk membayar biaya operasi wajah anak saya," Ungkap Ristani dengan mata berkaca kaca.

Selanjutnya kata Ristani, semoga bapak Presiden Republik Indonesia dan Bapak Kapolri membaca berita ini dan walaupun anak saya Persada Bhayangkara Sembiring sering memberitakan lokasi perjudian di Kota Medan tidak seharusnya disiram dengan air keras.(tim/TO)

Facebook comments

Adsense Google Auto Size