Skip to main content
Retribusi Naik Drastis Pedagang Pasar Inpres Tanjung Tiram : Tolong Kami Pak
Retribusi Naik Drastis Pedagang Pasar Inpres Tanjung Tiram : Tolong Kami Pak

Retribusi Naik Drastis, Pedagang Pasar Inpres Tanjung Tiram : Tolong Kami Pak

Batu Bara, Tuntasonline.com - Dampak pandemi Covid 19 sangat mempengaruhi pereknomian masyarakat terutama pelaku UMKM dan para pedagang. Berbagai upaya yang telah dilakukan Pemerintahan Pusat maupun Daerah untuk membangkitkan pereknomian masyarakat.

Berbeda yang dirasakan oleh para pedagang Pasar Inpres Tanjung Tiram, mereka mengeluh dan resah karena adanya kenaikan kutipan retribusi pelayanan pasar harian, Sabtu (31/7/2021).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, ratusan pedagang menyatakan keberatannya dengan melampirkan tanda tangannya pada sebuah surat pernyataan yang akan dilayangkan mereka ke instansi-instansi terkait.

Dalam surat tersebut jelas tertulis permohonan para pedagang kepada Pemerintah Kabupaten Batu Bara untuk menurunkan kutipan retribusi.

Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Kepada Bapak Bupati Kabupaten Batu Bara, Bapak Zahir semoga diberi Umur yang panjang dan diberi kesehatan agar bisa menjalankan Tugas dengan baik, disini kami mohon dari Pedagang tentang Retribusi yang telah naik terlalu tinggi, kami dari Pedagang kurang sependapat dengan kenaikan retribusi ini.

Jadi kami mohon kepada Bapak Bupati Kabupaten Batu Bara Pak Zahir agar dapat mempertimbangkan permohonan kami dari pedagang Kabupaten Batu Bara, Kecamatan Tanjung tiram karena sekarang lagi zaman sangat sulit untuk berdagang dikarenakan adanya Pandemi Covid-19 ini Penghasilan padagang sangatlah menurun sampai 50% dari biasanya

Jadi kami kurang setuju dinaikkan retribusi. Kepada Bapak Bupati Kabupaten Batu Bara, agar Bapak dapat menerima permohonan kami, tentang kenaikan Retribusi ini sekarang.

Biaya Retribusi Sampah Pelataran dari Rp. 5.000/bulan menjadi naik Rp 2.000/hari atau menjadi Rp. 60.000/bulan, sekarang ini.

Pembayaran Retribusi Kios Pedagang dari Rp 26.000/bulan menjadi Rp 45.000/bulan.

Sekarang ada lagi Pengutipan perhari Rp 1.500,-kami sangatlah keberatan sementara Bapak Presiden Jokowi sudah memperingati jangan banyak-banyak buat Perda, dan jangan banyak-banyak buat Perbup.

Sementara itu Bapak mencalon menjadi Bupati ada berjanji untuk membantu Pedagang agar tidak tertindas biaya kutipan segala macam. Sementara bayaran pedagang sekarang ini kok terlalu banyak.

"Kami mengharapkan kepada Bapak Bupati Kabupaten Batu Bara agar dapat membantu kami Pedagang menyelesaikan kutipan-kutipan yang terlalu banyak", tuturnya.

"Kami bertandatangan di bawah ini dari Pedagang Kabupaten Batu Bara Kecamatan TanjungTiram," tulis mereka dalam sebuah surat.

Begitu juga dengan Anis Joni salah satu perwakilan pedagang yang menyatakan keberatan dengan banyaknya kutipan tersebut.

"Sekarang ini banyak kali kutipan di pajak ini pak, udahlah retribusi naik sekarang ada pula yang ngutip Rp 1.500 perhari. Anehnya gak ada pula stempel dan tanda tangannya. Udah gitu gak ada juga pakai kartu nama. Kan lucu pak," Jelasnya.

Selain itu, Anis Joni juga berharap agar Pemerintah mau menolong dan merasakan kesulitan yang dirasakan mereka sekarang ini.

"Tolonglah kami pak, sekarang ini suasana covid, janganlah tambahi lagi beban kami," Harapnya. (Zfn/TO).

Facebook comments

Adsense Google Auto Size