Skip to main content
Berpedoman Kepada Fatwa MUI Vaksinasi Covid-19 Tetap Dijalankan di Bulan Ramadhan
Berpedoman Kepada Fatwa MUI Vaksinasi Covid-19 Tetap Dijalankan di Bulan Ramadhan

Berpedoman Kepada Fatwa MUI, Vaksinasi Covid-19 Tetap Dijalankan di Bulan Ramadhan

Bengkulu, TuntasOnline.com - Di tengah gencarnya pemberian vaksinasi kepada sasaran penerima sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid 19, disini  Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Bengkulu akan tetap menjalankan vaksinasi, meskipun di saat bulan puasa Ramadhan nanti, Selasa (6/4).

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Bengkulu Herwan Antoni mengatakan vaksin pada bulan Ramadan nanti tetap akan dilaksanakan.

"Vaksinasi di bulan puasa boleh saja dilakukan, baik pagi, siang ataupun malam tidak ada masalah," kata Kepala Dinkes Provinsi Bengkulu Herwan Antoni, dalam keterangannya.

Herwan juga mengatakan, diperbolehkan pelaksanaan vaksinasi di bulan puasa Ramdhan yang diketahui masyarakat yang memeluk agama Islam akan menjalankan ibadah puasa, berdasarkan Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Nomor 13 tahun 2021, dengan bunyi pelaksanaan vaksinasi dengan metode inject atau disuntikkan tidak membatalkan puasa.

"Vaksin ini sudah ada Fatwa MUI, bahwa vaksinasi tidak membatalkan puasa. Itu saja patokannya," ucapnya.


Herwan membantah, selama bulan Ramadhan nanti, pelaksanaan vaksinasi akan dilakukan pada malam hari. Mengingat tidak ada alasan mendasar yang mengharuskan vaksinasi dilakukan pada malam hari. Apalagi vaksinasi pada malam hari, tidak memungkinkan.

“Jika vaksinasi pada malam hari siapa petugas yang akan melaksanakan. Belum lagi petugas vaksin itu juga mau shalat Tarawih," jelas Herwan.

Lebih lanjut lagi juga  dikatakan Herwan, kendati vaksinasi dilaksanakan pada waktu sasaran sedang menjalankan puasa, untuk jadwalnya tetap akan dilaksanakan seperti biasanya yakni, pada pagi atau siang hari. Hanya saja tinggal lagi, pihak yang ingin divaksin menyiapkan waktu yang tepat, kapan dan dimana idealnya dilakukan vaksinasi.

"Vaksinasi pada malam hari itu juga tidak dianjurkan. Makanya diharapkan jadwal pelaksanaan vaksinasi tatap dilakukan seperti biasanya," demikian Herwan. (Panji)

Facebook comments

Adsense Google Auto Size