Skip to main content
Vaksinator Dibayar Melalui APBD Kab/Kota Pemprov Hanya Bersifat "Back Up"
Vaksinator Dibayar Melalui APBD Kab/Kota Pemprov Hanya Bersifat "Back Up"

Vaksinator Dibayar Melalui APBD Kab/Kota, Pemprov Hanya Bersifat "Back Up"

Bengkulu, TuntasOnline.com - Pelaksanaan Vaksinasi terus berlanjut akan tetapi saat ini yang sering menjadi pertanyaan insentif  Vaksinator Covid-19. Oleh sebab itu disetiap Daerah mempunyai insentif masing-masing dan akan dibayar melalui dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).


Hal itu dikatakan kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu H. Herwan Antoni SKM, M.Kes, M.Si bahwa petugas Vaksinator Covid-19 akan diberikan insentif sebesar Rp. 10 ribu dalam satu kali melakukan penyuntikan, Rabu (24/3). 


“Untuk insentif petugas vaksin. Itu nanti akan ditanggung oleh masing-masing daerah dan dibayar dari APBD kabupaten/kota masing-masing sesuai ruang lingkup wilayah kerjanya. Dimana insentifnya itu, satu kali suntikan vaksin diberikan Rp 10 ribu kalau tidak cukup nanti provinsi hanya sifatnya mem-back up," kata Herwan. 


Herwan juga mengatakan, karena Pemerintah provinsi juga fokusnya untuk pelayanan publik langsung di lapangan. Saat ini, Pemprov Bengkulu mempunyai 1120 petugas vaksinator. Namun rencananya petugas ini akan ditambah karena jumlah vaksin yang akan disuntikkan ini sangat banyak. 


“Karena tidak tercover dengan petugas kita yang ada saat ini. Sedangkan jumlah vaksin yang akan disuntikkan sangat banyak,” jelasnya. 


Sambung Herwan pihaknya tidak akan melakukan rekrutmen tenaga relawan vaksinator tersebut.


“Sejauh ini, kita belum akan merekrut relawan vaksinator ini. Kita manfaatkan saja dulu tenaga petugas medis yang ada. Sebab masih belum seluruh tenaga medis yang kita kerahkan,” tutupnya. (Panji)

Facebook comments

Adsense Google Auto Size