Skip to main content
Paruh Baya Berastagi Ditemukan Tewas di Kontrakan
Paruh Baya Berastagi Ditemukan Tewas di Kontrakan

Paruh Baya Berastagi Ditemukan Tewas di Kontrakan

Karo, TuntasOnline.com - Warga Jalan Penghasilan Gang Kelapa, Pusat Pasar Berastagi, Kecamatan Berastagi Kabupaten Karo digegerkan dengan penemuan sesosok mayat Pria paruh baya yang ditemukan telah tewas di kamar kontrakannya Sabtu, (23/01 sekira pukul 17.30 WIB.

Menurut salah satu saksi mata Ibu Nadeak (63) tetangga korban satu kos kosan mengatakan, "selama ini kami sering memanggil korban dengan sebutan Purba,".

Awalnya sekira pukul 17.00.WIB, kami memanggil manggil korban, namun tidak ada sahutan dari korban, membuat beberapa teman satu kosnya berusaha membuka pintu kamarnya yang terbuat dari triplek, pintu tetap tidak bisa dibuka karena terganjal oleh sesuatu. Merasa curiga, akhirnya, warga melihat dari celah pintu kamarnya, alangkah kagetnya mereka melihat korban tergeletak kepala menghadap ke pintu mengakibatkan pintu tidak bisa dibuka karena tubuhnya mengganjal pintu kamarnya.

Selanjutnya warga melaporkan kejadian tersebut  kepada kepala lingkungan setempat dan Polsekta Berastagi.

Mendapat informasi tersebut Kapolsekta Berastagi Kompol L Marpaung dan anggota didampingi tim medis  dengan menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) dari Puskemas Berastagi langsung menuju TKP.

Tiba di lokasi Kapolsekta Berastagi langsung mendobrak pintu kamar korban dengan paksa, sehingga terlihat korban sudah terbujur kaku di lantai pintu kamar kosnya.

Pihak Polsekta Berastagi langsung mengamankan TKP untuk keperluan penyidikan motif dari meninggalnya korban dan selanjutnya membawa korban ke rumah sakit untuk keperluan medis

Kapolsekta Berastagi kepada wartawan membenarkan atas penemuan mayat tersebut, "namun kita tunggu hasil dari pemeriksaan pihak rumah sakit, penyebab kematian korban," pungkasnya singkat.

Saksi lain di TKP menyebutkan, bahwa Korban diketahui berasal dari Dolok Sanggul Kabupaten Humbahas ini sudah ada 2 (dua) Tahun tinggal di tempat kos kosan tersebut, dan sering pulang larut malam karena pekerjaannya sebagai buruh lepas.

"Sebelumnya korban juga sempat memeriksakan kesehatannya diketahui, saat itu  tensi korban cukup tinggi," ujarnya(RT/TO)

Facebook comments

Adsense Google Auto Size