Skip to main content
Walikota Padangsidimpuan Bersama Koptan Simangornop Panen Bibit Bawang Merah
Walikota Padangsidimpuan Bersama Koptan Simangornop Panen Bibit Bawang Merah

Walikota Padangsidimpuan Bersama Koptan Simangornop Panen Bibit Bawang Merah

Padangsidimpuan, Tuntasonline.com - Walikota Padangsidimpuan Irsan Efendi Nasution bersama Kelompok Tani (koptan) Simangornop panen bibit bawang merah hasil penangkaran, Kamis (26/11/2020), bertempat di Desa Mompang, Padangsidimpuan Angkola Julu.

Walikota Irsan menyambut baik langkah yang dilakukan koptan Simangornop di bawah bimbingan Dinas Pertanian Padangsidimpuan dalam mendukung pengembangan tanaman bawang merah di Kota Padangsidimpuan.

"Ini baru pertama kali di Padangsidimpuan melakukan penangkaran, untuk itu diperlukan sumber benih yang berkualitas dan harganya bisa dijangkau masyarakat," ujar Irsan.

Menurut sepengetahuannya, selama ini benih yang diigunakan langsung didatangkan dari daerah Brebes. Ada beberapa kelemahan yang dihadapi petani bawang jika harus membeli bibit bawang dari daerah jawa tersebut.

"Kelemahan itu meliputi harga yang dibayarkan menjadi bertambah dikarenakan adanya biaya transportasi, ditambah lagi bibit yang ditanam harus beradaptasi terhadap situasi lingkungan dimana bibit itu ditanam," jelasnya.

Dalam praktek di lapangan, seringkali bibit yang dipakai tidak tahan tahan terhadap lingkungan baru, sehingga mudah terserang oleh hama penyakit tanaman bawang seperti jamur.

Untuk penanganan serangan hama itu, petani harus mengeluarkan biaya tambahan berupa biaya untuk pembelian obat-obatan pertanian. Maka itu, pilihan tepat yang harus dilakukan adalah bagaimana bibit bawang yang akan dipakai dihasilkan oleh petani itu sendiri.

"Berdasarkan ini, mulailah dilakukan kegiatan uji varietas tanaman bawang merah dan terus ditingkatkan untuk menjadi sumber bibit bawang merah dengan petani penangkar lokal," imbuh Walikota.

Petani penangkar bawang merah yang sudah didaftarkan di Sertifikasi Benih Tanaman Pangan dan Hortikultura Sumatera Utara (SBTPH) adalah kelompok tani Simangornop di wilayah desa Mompang. Luas lahan penangkaran adalah 1.500 m2. Luas keseluruhan yang ditanam seluas 2.500 meter.

Adapun varietas bawang merah yang ditanam adalah Varietas Tajuk yang merupakan salah satu varietas tanaman bawang yang cocok di tanam di dataran rendah hingga menengah. Di hampir seluruh wilayah Kota padangsidimpuan bisa di tanam. Yang memiliki ketinggian (0-500 mdpl).

Selain itu, Varietas Tajuk lebih tahan di musim hujan dibanding dengan varietas lainnya dan bawangnya memiliki aroma yang tajam sehingga sangat cocok untuk dijadikan bawang goreng.

Panen bibit yang dihadiri langsung Walikota Padangsidimpuan dan unsur Muspida lainnya ini merupakan dukungan moril yag besar untuk memberikan semangat kepada petani bawang dan petani penangkar serta para pengusaha yang bergerak di bidang jual beli bawang.

Ke depan, diperlukan perluasan lahan penangkaran dan penyebaran petani penangkar di kecamatan lainnya. Agar benih yang diproduksi semakin banyak dan memiliki karakter spesifik lokasi (adaptasi lingkungan).

Mengingat kebutuhan konsumsi bawang di Kota Padangsidimpuan mencapai paling tidak 50 ton/bulan, maka diperlukan luas panen setidaknya 5-6 ha/bulan. Kebutuhan bibit untuk pertanaman seluas 5-6 ha tersebut dibutuhkan jumlah bibit 4 ton-6 ton utk setiap bulannya.

"Jika hal ini bisa dicapai, maka kota kita bisa swasembada bibit bawang (bisa memenuhi kebutuhan bibitnya sendiri)" ungkap Irsan dan menilai peluang untuk menghasilkan produksi bibit bawang dilihat dari segi kondisi saat ini sangat menjanjikan untuk dilakukan oleh petani penangkar.

"Mudah-mudahan luas pertanaman bawang merah terus bertambah dan berkelanjutan. Sehingga ada perubahan pola hidup pada petani dan keluarganya baik secara ekonomi, sosial dan budaya," harapnya.

Dia juga mengimbau seluruh perangkat desa dan segenap warga Mompang untuk merawat toleransi yang selama ini sangat baik. Dimana dua pemeluk agama hidup berdampingan dan saling bahu membahu untuk kemajuan Desa Mompang umumnya Angkola Julu. (RF/TO)

Facebook comments

Adsense Google Auto Size