Skip to main content
Cerita Husni Thamrin Ngaku dari Bengkulu Diejek Sopir Taksi Karena Gubernur Berakhir di Jeruji Besi
Cerita Husni Thamrin Ngaku dari Bengkulu Diejek Sopir Taksi Karena Gubernur Berakhir di Jeruji Besi

Cerita Husni Thamrin Ngaku dari Bengkulu Diejek Sopir Taksi Karena Gubernur Berakhir di Jeruji Besi

Bengkulu, TuntasOnline.com - Tokoh Kabupaten Seluma Husni Thamrin bercerita tentang pengalamannya yang diejek Sopir Taksi lantaran mengakui dirinya Putra Daerah Bengkulu, hal ini lantaran tiga Gubernur Bengkulu hasil Pemilihan Langsung tersandung hukum hingga berakhir di jeruji besi.

Sosok Husni Thamrin mungkin tidak asing lagi oleh masyarakat Kabupaten Seluma pernah menjabat sebagai Pj Bupati Seluma dan juga aktif sebagai Guru sebelum pensiun. Namun diusianya yang menginjak 67 tahun dirinya tetap aktif berkegiatan ke luar Provinsi Bengkulu untuk mengembangkan usaha walet. 

Namun untuk saat ini dirinya menghentikan perjalanan keluar daerah mengingat pandemi Covid-19 dan akhirnya dirinya menetap di Bengkulu.

"Saya ini kalau bukan karena pandemi Covid-19 saya memang sering keluar ke daerah-daerah basis walet seperti kalimantan dan daerah lain," ujarnya.

Namun Husni bercerita bagaimana dirinya prihatin dan tersentak di suatu hari saat dirinya melakukan perjalanan keluar daerah, saat itu dirinya naik taksi dan berbincang dengan sopir taksi tersebut.

Sopir taksi bertanya kepada Husni dari mana asalnya, dan Husni pun menjawab dirinya menjawab bahwa dirinya dari Bengkulu. Sontak Husni tersentak dan sedih ketika Sopir taksi berseloroh dengan menyebutkan Bengkulu hebat dengan Gubernur yang selalu jadi sasaran Aparat Hukum yang berakhir di jeruji besi.


"Dulu waktu saya sering jalan-jalan keluar daerah saat naik taksi ditanya sama sopirnya dari mana pak, saya jawab dari Bengkulu, terus supirnya jawab wah hebat itu Gubernurnya masuk lagi (Tersandung Hukum, red). Kata-kata itu mungkin sebuah candaan namun sangat membuat hati saya terenyuh dan berpikir bahwa kapan Bengkulu bisa bangkit dari stigma negatif di mata masyarakat nasional," ujarnya.

Doa dan harapan Husni bisa dikatakan terjawab berkat ejekan Sopir Taksi yang sempat membuat hatinya terenyuh, lantaran Bengkulu kembali menunjukan prestasi gemilang di mata nasional. Di era Gubernur Bengkulu Dr H Rohidin Mersyah berhasil mengangkat nama Bengkulu dengan prestasi gemilang teranyar Rohidin meraih Peringkat II Nasional Perencanaan Pembangunan Daerah (PPD) Tahun 2020 satu Podium dengan Jawa Tengah di Peringkat Pertama dan Jawa Timur di posisi ketiga.

"Namun sekarang saya bisa bangga karena Gubernurnya berbeda yakni Pak Rohidin, pendidikan oke, agama excellent, pembangunan jelas bermanfaat dan mari. Stigma buruk berangsur terhapus di mata nasional, Rohidin berhasil angkat nama Bengkulu, yang buat saya terkesan ketika Rohidin mampu raih peringkat II PPD nasional yang menjadi penghargaan terbaik pertama yang diraih Bengkulu" ujarnya.

"Saya rasa ini wajar, dia orang akademisi dan punya cara pembangunan yang jelas mengembangkan komoditi seperti Sawit, Kopi dan Karet, ada juga kemaren pernah dapat penghargaan event internasional, kopi Bengkulu raih peringkat III dan dinobatkan sebagai salah satu kopi robusta terbaik dunia," sambung Husni.(ReTra)

Facebook comments

Adsense Google Auto Size