Skip to main content
Bengkulu Masuk Dalam Anomali Iklim La Nina
Bengkulu Masuk Dalam Anomali Iklim La Nina

Bengkulu Masuk Dalam Anomali Iklim La Nina

Bengkulu, Tuntasonline.com - Deputi Menteri Koordinasi Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Dody Usodo HGS, mengatakan, Provinsi Bengkulu termasuk pada wilayah anomali iklim La Nina, Kamis (15/10).


Namun hal ini tetap harus disikapi dengan tingginya potensi kebencanaan yang dipengaruhi oleh faktor perairan.


"Perlu waspada karena Bengkulu juga termasuk wilayah iklim La Nina, namun potensi hujan dengan kapasitas berlebihan akan tetap berlangsung hingga Desember," kata Dody.


La Nina adalah fenomena yang menyebabkan hujan di suatu kawasan turun secara berlebihan dan mencapai puncaknya pada Desember. 

Di saat yang bersamaan, puncak musim hujan di Indonesia diprediksi terjadi pada Januari dan Februari 2021 nanti.

"Banjir, longsor, dan gelombang tinggi sangat signifikan terjadi di Bengkulu," kata Dody.


Maka dari itu pihaknya menyarankan agar pemerintah daerah menyiapkan mitigasi kebencanaan dan peka terhadap rekontruksi pasca bencana. 

Disisi lain Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Bengkulu Rusdi Bakar mengatakan, Kota Bengkulu tidak masuk pada wilayah dengan curah hujan tinggi. Namun potensi banjir di wilayah ini justru berasal dari air kiriman hulu sungai dan menyebabkan terjadinya banjir roob.

"Meski di sebagian wilayah Bengkulu tidak dilewati hujan entitas tinggi, di Kota justru sering terjadi banjir kiriman dan naiknya air laut," kata Rusdi.

Tambah Rusdi, untuk menanggulangi banjir ini pihaknya telah menyiapkan dana perbaikan infrastruktur pasca bencana senilai Rp 6 miliar pada wilayah ini.

"Sementara dana darurat lainnya ada sekitar Rp 2 miliar lebih," Pungkas Kepala BPBD. (Panji)

Facebook comments

Adsense Google Auto Size