Skip to main content
B
Terduga Pelaku dan Barang Bukti Diamankan

Diciduk Terkait Shabu dan Ekstasi, Dua Pemuda Lubuklinggau Ngaku Kurir

Lubuklinggau, Tuntasonline.com – Dua tersangka yang diduga pengedar narkoba jenis sabu dan ekstasi dibekuk satuan narkoba Polres Lubuklinggau. 

Baca Juga :  Putus Mata Rantai Perederan Shabu, Polres Barelang Amankan Lima Pelaku

Keduanya yakni Beben Pandita alias Beben (24), warga Desa Sungai 
Lanang Dusun II, Kecamatan 
Rawas Ulu (Muratara) dan Rahman Deni alias Yoga (36), warga Jalan Perumnas Niken I Blok B, Kelurahan Niken Jaya, Kecamatan Lubuklinggau Timur I.

Polisi meringkus keduanya, Minggu (30/8) sekitar pukul 18.15 WIB di Jalan Garuda, depan bengkel motor Pahrul, Kelurahan Kayu Ara, Kecamatan Lubuklinggau Barat I. 

Dari tersangka diamankan barang 
bukti (BB) 82 butir pil ekstasi warna coklat muda logo H berat 23,72 gram. Lalu satu bungkus klip berisi sabu berat 1,98 gram, satu kotak plastik warna hitam dan satu unit motor Yamaha B 4631 BRH.


“Kita dapat informasi dari masyarakat bahwa para tersangka ada membawa narkotika jenis pil ekstasi dan sabu dari daerah Padang Ulak Tanding, Kabupaten Rejang Lebong (Bengkulu), kata Kapolres 
Lubuklinggau, AKBP Mustofa 
melalui Kasat Narkoba, Iptu 
Sofyan Hadi.

Menurut informasi, pilekstasi dan sabu tersebut akan dibawa dan diedarkan ke Kota Lubuklinggau, lalu anggota yang dipimpin langsung Kasat Narkoba mengatur strategi untuk melakukan penangkapan terhadap para tersangka. 

Pada pukul 18.15 WIB, motor tersangka berada di Jalan Garuda (didepan bengkel sepeda motor Pahrul).

“Tersangka dilakukan penggeledahan badan dan pakaian. Di paha kiri tersangka Beben ditemukan satu lotak plastik 
warna hitam yang diselipkan antara paha dan celana tersangka,” ungkapnya.

Setelah dibuka kotak plastik warna hitam tersebut berisikan 82 butir pil ekstasi warna coklat muda logo H. Dan satu buah 
bungkusan plastik klip yang berisikan kristal sabu. 

“Setelah dilakukan introgasi terhadap 
para tersangka mengakui bahwa pil ekstasi dan sabu mereka 
terima dari seorang bandar yang 
bernama DP di Kecamatan 
Padang Ulak Tanding yang akan para tersangka serahkan kepada orang yang akan menerimanya di Lubuklinggau,” jelasnya.

Baca Juga :  Aktivitas Luar Rumah, Pemkab Karo Himbau Wajib Gunakan Masker

Kemudian orang tersebut diakui para tersangka tidak dikenal mereka. Para tersangka akan diberi imbalan 
Rp5.000.000 apabila telah selesai mengantar pil ekstasi dan sabu tersebut.(AM/TO)

Facebook comments

Adsense Google Auto Size