Skip to main content
Diduga Sebabkan Santri Keracunan Sampel Minuman dan Makanan Diuji Laboratorium
Diduga Sebabkan Santri Keracunan Sampel Minuman dan Makanan Diuji Laboratorium

Diduga Sebabkan Santri Keracunan, Sampel Makanan Diuji Laboratorium

Bengkulu, Tuntasonline.com - Warga kelurahan Padang Serai dibuat heboh pada Jumat pagi. Pasalnya sebanyak 51dari 350 santri Pondok Pesantren (Ponpes) Hidayatul Qomariyah yang beralamat di Jalan Sukamaju Padang Serai Kecamatan Kampung Melayu Kota Bengkulu, harus dilarikan ke rumah sakit, akibat diduga para santri tersebut mengalami keracunan makanan.

Baca Juga :  Perangkap BKSDA di Tanjung Kuaw 'Buahkan' Satu Ekor Beruang

Kejadian tersebut bermula, saat satu per satu santri mengalami gejala mual dan muntah-muntah. Pengurus Ponpes kemudian membawa para santri yang dalam kondisi lemas tersebut ke tempat pelayanan kesehatan mulai dari Puskesmas hingga rumah sakit.

Untuk penangangan pertama, pihak ponpes dan warga sekitar langsung memberikan air kelapa muda dan susu untuk menetralkan para santri yang keracunan.

Kepala Ponpes Hidayatul Qomariyah, Aly Shodik mengaku, belum diketahui persis apa yang menjadi penyebab keracunan tersebut. Ini lantaran saat dirinya mendapatkan laporan, kondisi anak-anak sudah mengalami gejala mual dan muntah. Menurutnya, ini merupakan kejadian pertama kali sejak pesantren ini didirikan. “Sudah puluhan tahun pondok pesantren ini didirikan, baru sekali ini kejadian seperti ini,” tuturnya.

Atas kejadian ini, Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Bengkulu, Susilawaty, Camat Kampung Melayu, Rosmiyati, personel Polsek Kampung Melayu, personel Polres Bengkulu, petugas BPOM Bengkulu dan Labkesda turun langsung ke lapangan. Dari pantauan, beberapa sampel makanan dan minuman serta sampel muntah diambil petugas untuk diuji laboratorium.

Baca Juga :  Rapat Paripurna, Delapan Fraksi DPRD Karo Sahkan LKPJ

Kadinkes Susilawaty menuturkan, dugaan keracunan ini belum bisa dipastikan penyebabnya. Namun puluhan santri laki-laki dan perempuan tersebut gejalanya hampir sama yakni mual dan muntah-muntah. “Namun tidak ada yang sampai pingsan, sekarang sudah dilarikan ke rumah sakit,” ungkapnya. (Cw1)

Facebook comments

Adsense Google Auto Size