Skip to main content
Bupati Karo Dampingi Badekenita di Desa Ndokum Siroga
Bupati Karo Dampingi Badekenita di Desa Ndokum Siroga

Bupati Karo Dampingi Badekenita di Desa Ndokum Siroga

KARO, Tuntasonline.com  - Anggota DPD-RI Dr Badekenita Putri Sitepu dalam Resesnya ke Kabupaten Karo menyempatkan diri meresmikan Rumah Paguh (Posko) untuk Relawan Covid-19 di Desa Ndokum Siroga, kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Karo Rabu (29/07) 2020 sekira pukul 11.30.WIB atas undangan dari Kapolres Karo AKBP Yustinus Setyo Indriono SIK.

Baca Juga :  Curi dan Gelapkan 500 Kg Kabel, Polda Kepri Amankan Lima Pelaku 

Setelah pengguntingan pita dan memeriksa kesiapan Rumah Paguh, senator DPD RI bersama Bupati Karo,Terkelin Brahmana SH MH, Ketua DPRD Karo Iriani Br Tarigan, Kapolres Karo AKBP Yustinus Setyo Indriono Sik, Wadanyon 125/Si'Mbisa, mewakili Kejari Karo, melanjutkan melihat rumah Isolasi, bagaimana peralatan yang disediakan oleh Tim Gugus Tugas Kec.Simpang Empat dalam hal ini ditangani oleh Kepala Puskesmas 

Pada kesempatan itu, senator DPD-RI ini menyampaikan, peresmian Desa Paguh di Desa Ndokum Siroga ini merupakan Desa Paguh  ke - 3 (ketiga) di kabupaten Karo, yang sebelumnya juga sudah diresmikan Desa Kandibata, kecamatan Kabanjahe, dan Desa Simolap Kecamatan Tiga Binanga. 

Untuk itu, diharapkan kita bisa bersinergi dengan Tim Gugus Tugas, baik dari masyarakat, pemerintahan, keamanan dan juga para relawan harus saling bahu membahu melawan wabah ini.

Putri Badekenita memastikan wabah corona ini akan berlangsung lama, jadi tidak akan selesai dalam satu minggu, satu bulan atau satu tahun ini.

"Sebagaimana kita tahu, dunia saat ini telah mencatat 13 juta korban Covid-19, sedangkan di Indonesia sendiri sudah masuk urutan ke-20,setiap harinya 100 orang dikabarkan meninggal akibat virus corona,sedangkan untuk Sumatera Utara masuk urutan ke - 7, dan Tanah Karo sendiri korbanya sudah mencapai 52 orang, "Pungkasnya.

Bupati Karo Terkelin Brahmana, SH,MH  dalam peresmian Rumah Paguh menghimbau kepada para relawan Covid-19 agar kembalilah bekerja, paling tidak untuk mendata orang orang yang masuk ke wilayahnya masing-masing.

"Karena sebagaimana kita tahu daerah kita ini adalah daerah destinasi wisata,tidak mungkin juga kita melarang orang masuk,hanya saja yang perlu kita perhatikan pengunjung transmisi masuk kekampung kita," ujarnya.

Sedangkan untuk masyarakat Karo, bupati meminta untuk tetap mematuhi protokol kesehatan, selalu jaga jarak, memakai masker.

Baca Juga :  Koalisi Partai Penuhi Syarat, Faisal-Fatrol Mantapkan Langkah ke Pilbup RL

"Kalau tidak penting gak usah keluar rumah/stay at home, kalau memang harus keladang, silahkan tapi itu juga tetap jaga jarak dan jaga kebersihan serta rajin cuci tangan pakai sabun," ujar Bupati Karo (RT/TO)

Facebook comments

Adsense Google Auto Size