Skip to main content
Tolak Tunggu Hasil Pra-Peradilan Polres RL Berupaya Jemput Paksa Paslon SAHE
Tolak Tunggu Hasil Pra-Peradilan Polres RL Berupaya Jemput Paksa Paslon SAHE

Tolak Tunggu Hasil Pra-Peradilan, Polres RL Berupaya Jemput Paksa Paslon SAHE

Rejang Lebong, TuntasOnline.Com - Pasca pengajuan permohonan Praperadilan (Prapid) oleh Kuasa Hukum Pasangan Calon (Paslon) Syamsul - Hendra (SAHE), Tarmizi Gumay ke Pengadilan Negeri Curup demi melakukan Perlawanan terhadap Polres Rejang Lebong (RL) atas ditetapkannya Paslon tersebut sebagai tersangka dugaan tindak pidana pemalsuan data dukungan sesuai pasal 184 undang undang nomor 8 tahun 2015.

Baca Juga :  Polda Kepri Ciduk Pelaku Penipuan dengan Modus Investasi

Ternyata, pada Rabu (22/07/2020) siang pihak Sat Reskrim Polres RL tetap melakukan upaya penjemputan secara paksa terhadap paslon Syamsul - Hendra di Posko SAHE desa Perbo, kecamatan Curup Utara. Sayangnya, paslon tersebut tidak ada lokasi.

Sementara, saat awak media mewancarai salah satu putra kandung Syamsul terkait keberadaan ayahnya, Ia tak banyak berkomentar. "Kalau persoalan ini, langsung saja konfirmasi sama Kuasa Hukum SAHE, kalau saya tidak dapat berkomentar apa-apa soal ini, bukan kita tertutup bukan, karena semua terkait persoalan ini sudah dipercayakan kepada Kuasa Hukum, yaitu pak Tarmizi Gumay, ia lebih berkompoten untuk menjawabnya," ungkap Bigto.

Baca Juga :  Kapolsek Monitoring Kegiatan Kampung Bersih dan Belajar di Rumah

Kapolres RL, AKBP Dheny Budhiono, S.Ik MH saat dijumpai awak media, ia membenarkan jika pihaknya tengah berupaya untuk menjemput Paslon SAHE, karena yang bersangkutan tidak hadir dalam panggilan yang pihaknya layangkan. "Kita tetap menjalani prosedur sesuai SOP yang ada, kita juga meminta pihak SAHE agar lebih koporatif, karena ini sudah panggilan yang kedua. Selanjutnya, sembari menunggu tim dari Kejaksaan kita juga akan melengkapi berkas lainnya. Kalau terkait Pra-Peradilan tetap berjalan, dan terkait permohonan mereka untuk menunggu keputusan Majelis hakim, sepertinya tidak, kita tetap melakukan penyidikan lebih lanjut," tegas Kapolres.(Ade)

Facebook comments

Adsense Google Auto Size