Skip to main content
Hilang Dua Hari Mayat Pemuda Ranah Karya Ditemukan Mengambang di Sungai
Hilang Dua Hari Mayat Pemuda Ranah Karya Ditemukan Mengambang di Sungai

Hilang Dua Hari, Pemuda Ranah Karya Tak Bernyawa

Mukomuko, Tuntasonline.com - Pada Kamis (16/7/20), Musibah menimpa warga Desa Lubuk Ranah Karya, Kecamatan Lubuk Pinang, Kabupaten Mukomuko dan sekitarnya geger sekitar pukul 16.02 WIB, Pasalnya di aliran Sungai Manjuto, tepatnya di bawah jembatan Desa Lubuk Pinang ditemukan seorang mayat berjenis kelamin laki-laki.

Baca Juga :  BPS : Hati-hati Membaca Data, Bengkulu Tangguh Menekan Kemiskinan di Tengah Pandemi Covid-19

Mayat tersebut kali pertama ditemukan oleh warga yang tengah mandi di sungai. Kemudian dilaporkan kepada perangkat desa, kepolisian, TNI dan juga warga sekitar. Mayat tersebut langsung dievakuasi dan dibawa ke Puskesmas Lubuk Pinang. Selanjutnya dibawa ke RSUD Mukomuko untuk dilakukan pemeriksaan intensif.

Berdasarkan informasi yang terhimpun di lapangan, mayat tersebut merupakan warga Desa Ranah Karya, Kecamatan Lubuk Pinang yang bernama Govinda (24). Dari pihak keluarga sendiri menyampaikan bahwa korban awalnya berpamitan untuk bermain bersama rekan-rekannya sejak 2 hari lalu. Dan terhitung mulai tanggal 15 dan 16 Juli 2020, korban tidak kunjung pulang. Hingga akhirnya, Kamis (16/7) korban ditemukan dalam kondisi sudah tak bernyawa di aliran Sungai Manjuto.

Kronologis penemuan mayat korban sendiri bermula saat warga sekitar tengah mandi di aliran sungai. Tiba-tiba warga melihat ada sesosok mayat yang mengapung. Kemudian memberitahukan kepada warga sekitar dan diteruskan ke perangkat desa, Polsek Lubuk Pinang dan Babinsa.

Selanjutnya, warga dan sejumlah petugas mendatangi TKP untuk melakukan evakuasi. Upaya dan kerja keras tim berhasil. Dan jasad korban langsung dibawa ke Pukesmas Lubuk Pinang. Atas putusan pihak keluarga dan untuk memastikan penyebab kematiannya, korban dibawa ke RSUD Mukomuko untuk dilakukan pemeriksaan Visum Et Repertum (VER).

”Memang benar, telah ditemukan sesosok mayat di aliran Sungai Manjuto. Dia (korban, red) berdasarkan pemeriksaan merupakan warga Desa ranah Karya. Untuk saat ini, kami masih melakukan penyelidikan dan meminta keterangan untuk memastikan penyebab kematiannya,” ungkap Kapolres Mukomuko, AKBP. Andy Arisandi, SH, S.IK, MH melalui Kapolsek Lubuk Pinang, Iptu. S Prayitno, SH.

Baca Juga :  Minim Perhatian Pemkab BU, Perawat Lebong Tandai Luapkan Kesedihan Minta Bantuan Gubernur

Hingga berita ini ditayangkan, belum mendapatkan informasi terkait penyebab kematian korban. Dari pihak kepolisian dan sejumlah pihak lainnya masih melakukan penyelidikan dan meminta keterangan saksi dan pihak keluarga.(Kharan) 

Facebook comments

Adsense Google Auto Size