Skip to main content
Dibuka Kembali Tempat Wisata Karo Terapkan Protokol Kesehatan Covid-19
Dibuka Kembali Tempat Wisata Karo Terapkan Protokol Kesehatan Covid-19

Dibuka Kembali, Tempat Wisata Karo Terapkan Protokol Kesehatan Covid-19

KARO, TuntasOnline.Com -
Pemerintah Kabupaten Karo kembali membuka objek wisata untuk pengunjung, setelah lebih kurang Tiga bulan ditutup karena pandemi covid-19.

Baca Juga : Lolos Verifikasi, Berikut 6 Calon BPD Ulak Agung

Bupati Karo Terkelin Brahmana, SH, MH melalui Kepala Dinas Parawisata dan Kebudayaan Kabupaten Karo Munarta Ginting mengatakan, pembukaan kembali objek atau destinasi wisata ini disertai penerapan protokol kesehatan dengan ketat kepada pengunjung.

“Tempat wisata sudah dibuka dari Minggu kemarin, tapi tetap mengedepankan protokol kesehatan kepada para pengunjung, wajib pakai masker, di ukur suhu tubuhnya, jaga jarak serta cuci tangan,” ujarnya saat dikonfirmasi via telepon selulernya, Jumat (03/07/2020)

Munarta Ginting  menjelaskan seluruh objek atau destinasi wisata di Kabupaten Karo  baik yang dikelola Pemkab  maupun dikelola oleh masyarakat desa wajib mengikuti protokol kesehatan.

“Wisata yang dikelola Pemda itu ada tiga destinasi yakni Gundaling,  Lau Kawar, Sipiso piso.

 Adapun tempat wisata yang dikelola masyarakat air panas dan madu Efi dan masih banyak lagi seperti kafe kafe, restoran maupun hotel,” jelas Munarta Ginting .

Secara teknis, lanjut Ginting, setiap pengunjung dan petugas di lapangan wajib mengenakan masker serta diwajibkan untuk diukur suhu tubuhnya.

“Saat ini yang paling banyak pengunjung ada di Lau Kawar, Berastagi maupun Sipiso piso, untuk cuci tangan kami sediakan, kemudian sebelum masuk lokasi, para pengunjung akan diperiksa suhu tubuhnya oleh petugas destinasi wisata,”Ujarnya

Untuk itu, Munarta Ginting  berharap, semua pihak baik itu petugas di lapangan serta para pengunjung untuk tetap mematuhi himbauan dari pemerintah.

Baca Juga :  Bahas Kerjasama Keamanan, Kapolda Kepri Terima Kunjungan Konsulat Singapura

“Selain menggenjot PAD, kita juga memikirkan pelaku di objek wisata, yang selama ini terkena dampak pandemi covid_19, Disamping itu, kita juga tetap memperhatikan kesehatan karena ini juga untuk keselamatan kita bersama,” Tutup Munarta.(RT/TO)

Facebook comments

Adsense Google Auto Size