Skip to main content
Orang Tua Perawat Keluhkan GTPP Covid-19 Karo
Kedua orang tua Natalia Kodim Tarigan dan Bunga Ros Br Bukit saat memberikan keterangan kepada wartawan di Kabanjahe 

Orang Tua Perawat Keluhkan GTPP Covid-19 Karo

KARO, TuntasOnline.Com - Orang tua Perawat Dr Daniel Keluhkan Kinerja Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Karo 

Kodim Tarigan(54) dan Bunga Ros Br Bukit (53) selaku orang Tua Natalia br Tarigan (27) yang merupakan salah satu
Perawat Dr Daniel Perangin Angin yang dinyatakan positif hasil dari rapid test yang kedua, merasa kecewa dan kesal terhadap kinerja tin Gugus Tugas Kabupaten Karo karena sudah 3 Minggu anaknya di Isolasi belum ada kepastian kejelasan dari pihak terkait. 

Baca Juga :  Enam Perwira Menengah Polda Kepri Naik Pangkat, Berikut Daftarnya 

Kekecewaan maupun kekesalan ini diutarakan Kedua Orang tua Natalia yang bermukim di Dusun Sikap, Desa Sibertang Kecamatan Barusjahe kepada wartawan, Minggu (28/6/2020) pukul 12.00. WIB,di Kabanjahe.

Menurut pengakuan orang tua Natalia, bahwa Tertanggal (5/6/2020) Malam, anaknya masuk RSUD Kabanjahe menjalani Isolasi yang dinyatakan positif Orang Tanpa Gejala (OTG), bahwa seseorang tanpa gejala memiliki resiko menular dengan orang terkonfirmasi covid hingga saat ini hasilnya swab yang ke Tiga dan ke Empat belum keluar hingga saat ini, sehingga masyarakat sekitar desa saya sudah menghindar dikarenakan tidak adanya petugas Gugus Tugas memberikan sosialisasi dan edukasi kepada Warga Desa, Ujar Kodim Tarigan.

"Alangkah baiknya petugas gugus tugas ataupun pihak medis datang ke desa kami ini memberikan sosialisasi kepada warga desa setempat sehingga kami tidak terbatas melakukan aktivitas keladang maupun luar rumah," pinta kedua orang tua Natalia kesal.

Sementara ketika dikonfirmasi kepada Kepala Dinas Kesehatan Karo, drg Irna Safrina Sembiring Meliala, MKes ketika dihubungi melalui telepon genggamnya, Minggu (28/6) sekira pukul 12:30 Wib menegaskan bahwa Pasien atas nama Natalia br Tarigan ketika di Rafid Test Pertama Negatif, Namun dilakukan Rapid Test Kedua Positif.

Untuk itu lanjut kata Safrina lagi, dikarenakan hasil Rapid Test kedua Positif sehingga dilakukan isolasi dalam kategori OTG (orang tanpa gelala) di RSUD Kabanjahe.

"Disebabkan banyaknya yang antri menunggu hasil Swab di Rumah Sakit USU, Medan, sehingga kita belum bisa mengambil tindakan terhadap pasien," ujar. 

Lanjut Irna menjelasjan, Oleh karena itu, diharapkan kepada seluruh warga Desa Sibertang Barusjahe maupun warga Tanah Karo Jangan kwatir terhadap keluarga Natalia br Tarigan karena pasien tersebut kini dalam kondisi sehat walafiat.

Sedangkan, Dirut RSUD Kabanjahe, dr Arjuna Perangin angin menjelaskan bahwa, Pasien atas nama Natalia br Tarigan masih menunggu Hasil Swab 3 dan 4 belum keluar dari Provinsi.

dr. Arjuna juga mengatakan kepada orang tua Natalia bahwa pasien dalam keadaan sehat bahkan setiap hari melakukan olah raga bahkan juga mengkonsumsi makanan bergizi secara teratur, jelas dr Arjuna, saat dihubungi wartawan melalui telepon selulernya, Minggu (28/6) sekira pukul 11:52 Wib.

Mendengar komentar dari Dirut RSUD maupun Kadiskes Karo, ibu Natalia Bunga Ros br Bukit langsung mengontak anaknya lewat telepon seluler, Dalam pembicaraan terdengar mengatakan "Aku sehat disini mak, ngak usah kalian panik kemungkinan waktu dekat sudah bisa pulang mak, ucap Natalia kepada orang tuanya dibalik ponsel miliknya,".(RT/TO)

Baca Juga :  Walikota Sidimpuan dan IKAPADA Halal Bihalal Secara Virtual 

Facebook comments

Adsense Google Auto Size