Skip to main content
Salah Satu Tim Pansus DPRD Rejang Lebong Putra Mas Wigoro SE SH MH
Salah Satu Tim Pansus DPRD Rejang Lebong Putra Mas Wigoro SE SH MH

Dinilai Tidak Tepat, Pansus Covid-19 Siap Sidak Ruang Isolasi Senilai Rp 11,4 Milyar

Rejang Lebong, TuntasOnline.Com - Seperti diketahui saat hearing Dinas PUPR Rejang Lebong (RL) dengan anggota Tim Pansus Covid-19 DPRD RL beberapa waktu lalu, Kepala Dinas PUPR RL Yusran Fauzi, ST, menyampaikan dana refocusing Covid-19 yang dialokasikan ke Dinas nya senilai Rp 20 Milyar. Salah satunya dianggarkan untuk pembangunan 3 ruang isolasi smart room dan ruang isolasi standart room RSUD Curup, di Jalur Dua, Rp 11,4 Milyar.

Menanggapi hal tersebut, salah satu anggota Pansus Covid 19 Putra Mas Wigoro, SE, SH, MH mengatakan alokasi dana dengan nilai yang begitu fantastis tersebut, dinilai kurang tepat. Pasalnya, selain nilainya sangat fantastis, pandemi Covid ini sifatnya incidental. Dalam artian hanya dimanfaatkan pada kesempatan atau waktu tertentu saja, tidak secara rutin ataupun sewaktu-waktu. "Yang jadi pernyataannya, ketika pandemi ini berakhir, untuk apa peralatan ruang isolasi smart room dan standart room yang mahal itu?’’ ujarnya.

Baca Juga : Sebar Foto Syur Siswi, Pemuda Air Tenang Diciduk Polisi

Untuk diketahui, Dinas PUPR RL, Dana Rp 20 miliar itu diperuntukan untuk PMI senilai Rp.992.555.000. Terdiri dari pembangunan jalan masuk gedung PMI senilai 546.566.000, pembuatan instalasi sumur bor PMI Rp.75.000.000,  pengadaan genset dan instalasi listrik PMI Rp.85.000.000, meubeler gedung PMI Rp 100.000.000, jaringan listrik gedung PMI Rp.90.000.000. serta adminitrasi proyek Rp.95.000.000.

Sedangkan untuk RSUD Curup di Jalur Dua, senilai 12.906.600.000. diperuntukan pembangunan instalasi sumur bor Rp.150.000.000,  3 ruang isolasi smart room dan ruang isolasi standart room Rp.11.400.000.000, drainase tertutup Rp.1.043.000.000. serta administrasi proyek Rp.313.500.000.

Kemudian pembangunan jalan hotmix dilingkungan RSUD jalur II dan jalan PTU Lubuk Ubar Rp.2.517.130.000. Biaya perencanaan Rp.25.000.000, biaya pengawasan Rp 25.000.000,  administrasi proyek Rp.56.360.000.

Serta pembanguan 10 rumah singgah dokter dan paramedic dilingkungan RSUD jalur II Rp 330.000.000 dan administrasi proyek Rp.241.000.000. Sehingga total dana refocusing untuk Dinas PUPR mencapai Rp 20.376.134.000.

Sementara, Wakil Ketua DPRD Rejang Lebong (RL), Edy Irawan HR, SP siap menurunkan Pansus Covid untuk melihat kondisi atau sidak 3 ruang isolasi smart room dan ruang isolasi standar RSUD jalur II senilai Rp 11,4 miliar.

Baca Juga : Disiplin Terapkan Prokol Kesehatan, Gubernur Rohidin : Bengkulu Siap New Normal 

Tim Pansus sudah mendengarkan keterangan Dinas PUPR dan RSUD terkait pembangunan gedung RSUD dan infrastruktur lain dengan alokasi refocusing senilai Rp 45,8 miliar. "Makanya, kita akan melihat langsung kondisi ruang isolasi pasien Covid-19 yang mahal itu,’’ ungkap Edy Irawan yang juga Koordinator II Pansus Covid DPRD Rejang Lebong.(Ade)

Facebook comments

Adsense Google Auto Size