Skip to main content
Melalui PT Pos Indonesia 17.883 KK Terima BST dari Kemensos RI
Melalui PT Pos Indonesia 17.883 KK Terima BST dari Kemensos RI

Melalui PT Pos Indonesia, 17.883 KK Terima BST dari Kemensos RI

KARO, TuntasOnline.Com -
PT Pos Indonesia cabang Karo menyalurkan Bantuan Sosial Tunai (BST) di wilayah Kabupaten Karo, mulai sejak 11 Mei yang di launching oleh Bupati Karo Terkelin Brahmana SH MH beserta jajaran muspida  Karo hingga hari ini Sabtu (23/05/2020), Total sebanyak 17.883 penerima BST dari 17 Kecamatan menerima bantuan dari Kementerian Sosial (kemensos) tersebut.

PT. Pos Indonesia melakukan sistem jemput bola dengan mendatangi desa-desa penerima manfaat sehingga tidak terjadi kerumunan masyarakat mengikuti protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah.

Selain itu juga diberlakukan sistim pembagian jam dan hari sesuai dengan asal desa sehingga sangat membantu warga untuk tertib dan tidak menumpuk.

Kepala Kantor PT Pos Indonesia cabang Karo, Dairi dan Pakpakbarat, Agus Tambunan mengatakan bahwa penyaluran BST ini sudah dilaksanakan di setiap Kecamatan yang ada di Kabupaten.

“Hari ini sudah kita rampungkan tahap pertama  untuk bulan April, bila masih ada warga yang tercatat sebagai penerima BST namun tidak sempat hadir di Kantor Pos maka bantuannya itu tidak hangus dan masih bisa diambil di Kantor Pos,” tandasnya.

Sementara itu salah satu warga desa Berastepu penerima BST bermarga Sitepu menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada Pemerintah yang memiliki kepedulian terhadap warganya yang kesulitan di tengah pandemi covid-19 yabg sedang melanda.

“Bantuan ini sangat berguna sekali, semoga dengan adanya bantuan ini bisa saya gunakan untuk menafkahi keluarga saya," ujar Pak Sitepu yang sehari-harinya buruh di ladang orang.

Dikesempatan yang sama Anggota DPRD Kabupaten Karo Dodi Sinuhaji dari fraksi PDIP berharap segala bantuan yang disalurkan baik melalui anggaran Pemerintah Pusat, Provinsi, kabupaten maupun dari dana desa bisa dimanfaatkan masyarakat selama pandemi covid-19 ini.

“Mudah-mudahan bantuan tersebut dapat dipergunakan untuk membeli kebutuhan hidup sehingga masyarakat yang pekerjaannya terganggu dampak dari pandemi covid 19 bisa berdiam diri di rumah untuk menghambat dan memutus mata rantai penularan covid-19, dan berharap kiranya bantuan tidak ada yang tumpang tindih dan tepat sasaran. Kita berdoa semoga pandemi Covid 19 cepat berlalu,” pungkas Dodi Sinuhaji.(RT/TO)

Facebook comments

Adsense Google Auto Size