Skip to main content
GTTP Covid-19 Percepat Penyaluran Bansos Sembako
GTTP Covid-19 Percepat Penyaluran Bansos Sembako

GTTP Covid-19 Percepat Penyaluran Bansos Sembako

Padangsidimpuan, Tuntasonline.com - Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Provsu) melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 terus berupaya mempercepat penyaluran bantuan sosial (bansos) sembako ke berbagai daerah termasuk ke Kota Padangsidimpuan.

“Semoga bantuan ini dapat diterima sekaligus dimanfaatkan masyarakat yang membutuhkan di daerah ini," kata perwakilan GTPP Covid-19 Provsu, Adam B Nasution, saat menyerahkan bantuan Jaring Pengaman Sosial (JPS), Rabu (20/5/2020), di Gedung Adam Malik, Jalan Serma Liam Kosong, Padangsidimpuan.

Bantuan dari Gubernur Sumut tersebut diterima Walikota Padangsidimpuan, dengan disaksikan Kapolres AKBP Juliani Prihartini, Dandim 0212/ Tapsel Letkol Inf. Akbar Nofrizal, Dan Yonif 123/RW Letkol Inf. Rooy Chandra Sihombing, dan OPD Pemkot setempat.

Adam menjelaskan, berdasarkan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dan non DTKS, Kota Padangsidimpuan mendapat alokasi bantuan untuk 13.951 kepala keluarga (KK). Namun yang baru sampai di lokasi saat proses penyerahan bantuan baru 2.584 paket, sisanya sedang dalam perjalanan. 

Sejumlah 2.584 tersebut akan disalurkan di tiga kecamatan. Yakni Padangsidimpuan Angkola Julu, Padangsidimpuan Batunadua, Padangsidimpuan Hutaimbaru. Adapun setiap paket terdiri dari beras 10 kg, gula pasir 2 kg, minyak goreng 2 liter, dan mi instan 20 bungkus.

Bantuan ini merupakan bagian dari program JPS Pemprov Sumut untuk masyarakat miskin dan terdampak Covid-19. Diperuntukkan bagi 1.321.426 kepala keluarga (KK) yang tersebar di 33 kabupaten/kota yang merupakan bagian dari anggaran yang bersumber dari refocusing  APBD Pemprov Sumut sebesar Rp300 miliar.

"Jaring Pengaman Sosial (JPS) ini ditujukan untuk membantu masyarakat membutuhkan dan dinilai pantas menerima bantuan. DTKS digunakan sebagai pedoman jumlah penerima dan dengan memperhatikan bagaimana kondisi si calon penerima bantuan," tutur Adam.

Bila ternyata kondisi keluarga itu tidak pantas menerima, walau termuat di DTKS tidak akan diberikan bantuan serta dikeluarkan dari daftar. Dan bilamana terdapat keluarga yang memang pantas menerima, walau tidak termuat di daftar DTKS, maka bantuan tersebut akan diberikan dan kemudian namanya dicatatkan ke daftar.

Diwaktu dan tempat yang sama, Walikota Irsan Efendi Nasution menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian serta kepedulian Pemprov Sumut yang telah memberikan bantuan sembako kepada warganya. Bantuan ini tentunya sangat bermanfaat bagi warga.
 
Untuk Padangsidimpuan sendiri penerima bantuan JPS dari Provsu disesuaikan rilis data terbaru yang merupakan hasil musyawarah kelurahan dan desa. Dimana telah mengumpulkan data by name by address di kelurahan dan desa selama kurang lebih 7 hari terakhir dan hasil musyarawah itu harus di tanda tangani Lurah/Kepala Desa, Tokoh Masyarakat, Babinsa dan Bhabinkamtibmas.

"Penerima bantuan ini adalah bukan penerima bantuan dari kementerian yaitu PKH, BPNT, BST dan BLT Dana desa. Hal ini dilakukan agar tidak terjadi tumpang tindih antara bantuan satu dan lainnya. Tujuannya supaya seluruh masyarakat terdampak bisa disahuti atau diakomodir secara menyeluruh," tandas Walikota. (AS/TO)

Facebook comments

Adsense Google Auto Size