Skip to main content
Keseruan anggota PIK-R Kampung KB Sumur Dewa mengisi TTS Ala GenRe
Keseruan anggota PIK-R Kampung KB Sumur Dewa mengisi TTS Ala GenRe

Melalui TTS Ala GenRe, Manfaatkan Teknologi sebagai Media Penyegah Pernikahan Dini

Indonesia merupakan negara dengan pernikahan dini terbesar ke-6 di dunia, dan Provinsi Bengkulu berada di peringkat ke-12 di Indonesia. Kabupaten yang menyumbang angka pernikahan dini terbesar yaitu kabupaten Seluma. Hal ini bukanlah prestasi yang patut dibanggakan, namun menjadi tanggung jawab dari semua elemen masyarakat di Provinsi Bengkulu.

Di Provinsi Bengkulu sendiri, tercatat ada 121 kasus pernikahan usia anak yang biasanya bermula dari pergaulan bebas remaja. Pada beberapa daerah, pernikahan dini juga disebabkan karena factor adat budaya serta ekonomi keluarga, bahkan yang paling parah pernikahan dini didahului oleh kehamilan yang tidak diinginkan.

Serangkaian kasus ini merupakan masalah besar yang nyata dihadapi oleh generasi muda. Belum lagi kemajuan dan kecanggihan teknologi menyebabkan semua tren masuk dalam kehidupan remaja tanpa disaring. Berangkat dari fenomena ini, seorang remaja Bengkulu yang merupakan Duta GenRe Provinsi Bengkulu Tahun 2019, Vivi Oktavia membuat sebuah metode baru dalam rangka menyebarluaskan informasi dampak buruk pergaulan bebas, pernikahan dini serta pentingnya meningkatkan usia perkawinan. Metode tersebut berbentuk sebuah kuis yang bernama “TTS Ala GenRe”.

TTS Ala GenRe atau Teka-teki Silang Ala Generasi Berencana merupakan sebuah kuis teka-teki yang berisi pertanyaan seputar materi GenRe, pertanyaan tersebut harus dijawab pada kotak-kotak yang telah disiapkan. Untuk mengikuti perkembangan zaman, kuis TTS Ala GenRe dibuat dalam versi online serta offline (cetak). TTS Ala GenRe versi online sudah terbit di Instagram @vivioktavia07 sejak bulan Februari 2019 dan sampai saat ini sudah mencapai edisi ke-10 serta sudah menjangkau sebanyak 153 peserta online. Sementara untuk versi offline atau cetak sudah terbit sejak bulan April 2019 dan sampai saat ini sudah terbit sebanyak 4 edisi serta sudah dimainkan secara offline oleh 15 PIK-R dan 5 organisasi kepemudaan di masyarakat.

TTS Ala GenRe juga hadir sebagai pendukung peraturan Gubernur Bengkulu No. 33 Tahun 2018 tentang pencegahan perkawinan usia anak dan sebagai pendukung terpenuhinya HKSR (Hak Kesehatan Seksual dan Reproduksi) bagi remaja Bengkulu.

Marwilly selaku PLKB Kelurahan Sumur Dewa mengatakan bahwa “TTS Ala GenRe merupakan metode baru yang sangat seru terutama bagi remaja. Kalau biasanya materi tentang GenRe hanya disampaikan melalui penyuluhan, namun dengan bermain kuis ini mereka menjadi antusias dan lebih memahami materi dan informasi yang disampaikan.

 

Facebook comments

Adsense Google Auto Size