Skip to main content
Diskusi ini dihadiri Antoni Selaku Kordinator Pembina ABH PKBI Bengkulu
Diskusi ini dihadiri Antoni Selaku Kordinator Pembina ABH PKBI Bengkulu

PKBI Gandeng Media Guna Perjuangkan Hak ABH/AMPP

Bengkulu, tuntasonline.com - Guna memperjuangkan hak-hak Anak Berhadapan dengan Hukum atau Anak Menjalani Pidana Penjara (ABH/AMPP), Perhimpunan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Bengkulu gelar Diskusi bersama Media se-Kota Bengkulu dengan Tema Penanganan ABH/AMPP dan Peran Media Memberikan Dukungan dan Layanan Terhadap ABH di Aula Pertemuan PKBI Bengkulu (15/03/2018) pukul 10:00 WIB. 

Diskusi ini dihadiri Antoni Selaku Kordinator Pembina ABH PKBI Bengkulu, Perwakilan PWI Bengkulu serta Awak Media se-Kota Bengkulu. 

Diskusi ini membahas soal Permasalah soal ABH/AMPP, baik selama mengalami masa pidana penjara maupun pembinaan setelah bebas pidana penjara. Diskusi ini menghasilkan 10 Point Kesepakatan diantaranya :

  • Pembuatan Identitas Pers untuk bisa meliput di dalam LPKA
  • Keterlibatan OPD terkait
  • Mengadakan pertemuan bersama Orang Tua ABH untuk memberikan Edukasi
  • ABH diupayakan tetap mendapat Hak Pendidikan
  • Mengoptimalkan Fungsi Rumah Singgah dengan Fasilitas yang Layak
  • Mendata dan Memantau ABH yang sudah Bebas Hukuman Pidana
  • Penjadwalan Pembinaan ABH secara berkesinambungan 
  • Memberikan Kesempatan ABH untuk mengikuti kegiatan Masyarakat
  • Publikasi kegiatan ABH baik didalam maupun diluar LPKA/Masyarakat
  • Anggaran Publikasi

Dalam penuturannya Antoni selaku Kordinator Pembinaan ABH PKBI Bengkulu menjelaskan bahwasannya pembinaan ABH di LPKA sudah berjalan baik tinggal, serta Beliau mengharapkan kesediaan Awak Media untuk terus menggerakan pemangku kebijakan agar bekerja optimal dalam menangani masalah ABH di Bengkulu. 

"Pembinaan ABH di LPKA sudah berjalan baik dan terjadwal, ada juga pembinaan dari PKBI Bengkulu mulai dari Pembinaan Mental Keagamaan, Kesehatan Reproduksi serta lain lain sebagainya. Di sini kami memohon untuk awak media agar memberitakan guna menggerakan pemangku kebijakan agar bekerja optimal dalam menangani masalah ABH. Karena masalah ABH ini sudah jadi sorotan Nasional serta Bengkulu tergolong tinggi masalah ABH ini" jelas Anton. (ReTra)

Tags

Facebook comments

Berita Terkait

Adsense Google Auto Size